Berita Utama
Rabu, 9 Januari 2008, 16:20:23 WIB
Presiden: Ada atau Tidak Ada Larangan Terbang, Keamanan Tetap Penting
Presiden SBY Menhub Jusman Syafii Djamal, di Kantor Departemen Perhubungan hari Rabu (9/1) siang. (foto: anung/presidensby.info)
“Tanpa larangan dari Uni Eropa pun, melihat kecelakaan yang terjadi di negeri ini , kita harus all out dan habis-habisan meningkatkan derajat keamanan dan keselamatan transportasi kita,” tegas Presiden didampingi Wapres Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Boediono, dan Menhub Jusman Safeii Djamal.
Pemerintah juga telah melaksanakan koreksi dan perbaikan serta upaya-upaya untuk lebih menjamin keselamatan penerbangan udara. ”Hal itu sesungguhnya juga sudah diketahui Uni Eropa dan oleh pihak lain juga, Amerika, Jepang dan negara negara sahabat lainnya. Saya bertharap untuk terus dikomunikasikan, bahwa kita sangat bertanggung jawab untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan kita,” kata Presiden
Presiden minta jajaran Dephub untuk terus melakukan konsultasi dan komunikasi. ”Jangan sampai karena tidak lancar komunikasi dan konsultasinya, lantas kita dianggap tidak berbuat apa-apa, kita dianggap jelek sekali. Kita punya standar keamanan. Makin bagus komunikasi dan konsultasinya, mereka akan tahu kitapun sungguh –sungguh memelihara safety dan security dari penerbangan yang ada di negeri kita ,” ujar Presiden.
Presiden berharap semua pihak akan bertanggung jawab. "Kepada semua operator maskapai penerbangan, utamakan keselamatan. Demikian pula regulator, jangan terlalu lunak. Jangan permisif kalau ada penyimpangan-penyimpangan yang membahayakan keselamatan,” kata Presiden. (win)



