Berita Utama
Jumat, 11 Januari 2008, 17:05:22 WIB
Pelayanan KBRI di Kuala Lumpur
Tadinya 41 Hari, Sekarang 3 Jam Saja
Presiden SBY dan Ibu Ani berdialog dengan para TKWI yang sedang berada di Kantor KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, hari Jumat (11/1) sore. (foto: abror/presidensby.info)
WNI yang datang ke KBRI untuk mengurus keimigrasian mereka.
Usai beramah tamah, Presiden SBY mendengarkan penjelasan Tatang Razak mengenai sistem baru pelayanan konsuler, dimana disebutkan saat ini KBRI telah dapat mempercepat pelayanan kekonsuleran dari 41 hari mejadi hanya 3 jam saja. "Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik, selalu melayani warga negara Indonesia, di manapun mereka berada, kapanpun," kata Razak. Selain itu dijelaskan pula mengenai rencana pembangunan gedung KBRI yang baru, yang akan terletak berdekatan dengan Kompleks Kantor Perdana Menteri Malaysia di Putrajaya.
Saat mendengarkan penjelasan Tatang Razak, tampak pula Menko Perekonomian Boediono, Seskab Sudi Silalahi, Menlu Hassan Wirajuda, Mendagri Mardiyanto, Mendag Mari Elka Pangestu, Menakertrans Erman Soeparno, Mendiknas Bambang Soedibyo, Menneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta, Kapolri Jend. Sutanto, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Wantimpres Ali Alatas serta dua Jubir Presiden, Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.
Presiden memuji kemajuan yang telah dicapai oleh KBRI Malaysia. "Do More. Tenaga kerja Indonesia di sini adalah warga negara Indonesia yang meninggalkan keluarganya untuk bekerja agar dapat menafkahi keluarganya. Teruskan usaha kalian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tenaga kerja Indonesia dan seluruh warga Indonesia di manapun mereka berada," kata SBY.
Usai pemaparan, Presiden SBY beserta rombongan melakukan peninjauan ke lokasi pelayanan kekonsuleran terpadu yang terletak di lantai dasar Kantor KBRI Kuala Lumpur. Lokasi pelayanan kekonsuleran tersebut terdiri dari 24 kounter yang memberikan pelayanan.
Sekitar 750 orang WNI menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Negara dengan tepukan meriah. Presiden SBY kemudian menyerahkan paspor kepada dua WNI yang bekerja di Malaysia, yaitu Pak Yesman dan Ibu Husnar Binti Arsad. Keduanya tidak menyangka paspor mereka yang telag selesai pengurusannya akan diserahkan oleh SBY. Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden SBY beserta Ibu Negara berkesempatan beramah tamah dan foto bersama dengan semuanya. (mit)



