Berita Utama

Presiden Buka Rapim TNI

Sepuluh Tahun Sudah Reformasi TNI

Presiden SBY memberi pengarahan pada acara pembukaan Rapim TNI tahun 2008, di Mabes TNI di Cilangkap, hari Kamis (24/1) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memberi pengarahan pada acara pembukaan Rapim TNI tahun 2008, di Mabes TNI di Cilangkap, hari Kamis (24/1) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Tepat sepuluh tahun yang lalu, ketika masih menjabat sebagai Kepala Staf Urusan Sosial Politik ABRI, di dalam ruangan yang sama di Mabes TNI Cilangkap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penjelasan kepada perwira tinggi TNI mengenai arah dan agenda reformasi dalam tubuh ABRI. Dan kini, sebagai Presiden, SBY merasa gembira ketika TNI melaporkan kepada negara mengenai apa yang telah dilakukan sebagai wujud reformasi .

Saat membuka dan memberi pengarahan pada acara Rapim TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur hari Kamis (24/1) pagi, Presiden mengatakan semuanya tertuang di dalam blue print yang saat ini disimpan sebagai dokumen kenegaraan. "Di headquarter inilah, disusuh blue print yang dijalankan saat ini," kata SBY. Sejak sepuluh tahun silam, banyak sekali perwira yang aktif di dalam proses reformasi TNI, baik itu reformasi yang bersifat struktural, mengubah kultur kita, kita waktu itu, serta mengenai bagaimana sesungguhnya peran TNI di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk bagaimana peran TNI di dalam national development dan nation building," papar SBY.

Presiden SBY berpesan kepada seluruh perwira tinggi yang hadir untuk berbuat lebih banyak lagi untuk kemajuan TNI. "Do more sekarang agar nanti indah melihat ke belakang. Bahwa sekian puluh tahun kita sudah mengabdi di TNI, dan kita bisa memberikan yang terbaik untuk para prajurit, masyarakat dan negara yang kita cintai," kata SBY kepada seluruh perwira tinggi yang hadir di dalam Rapim TNI.

Sebelumnya, Presiden SBY menjelaskan mengenai program yang dilakukan sejak awal tahun dengan datang ke departemen serta lembaga-lembaga pemerintahan lainnya. "Tujuan saya berkunjung adalah untuk melakukan pengecekan apa yang telah dilakukan oleh departemen-departemen di tahun 2007 yang lalu, serta hambatan-hambatan yang ditemui. Saya juga mendengarkan prioritas serta agenda-agenda yang akan dilaksanakan di tahun 2008 ini," jelas SBY. Minggu depan, lanjut SBY, akan berkunjung ke Dephan serta Mabes Polri untuk memastikan bahwa tugas memelihara keamanan negeri ini, baik itu pertahanan eksternal maupun keamanan di dalam negeri dilaksanakan dengan baik.

Tampak hadir dalam rombongan Presiden antara lain Menkopolhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Meneg BUMN Purnomo Yusgiantoro, Mendagri Mardiyanto, Menperin Fahmi Idris, Menkeu Sri Mulyani, Menristek Kusmayanto Kadiman, Kepala Bappenas Paskah Suzetta, serta dua jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng. (mit)