Berita Utama
Jumat, 15 Februari 2008, 11:47:13 WIB
Pembukaan Rakernas APPSI
Presiden Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
Presiden SBY, diampingi Mendagri Mardiyanto dan Ketua APPSI Fauzi Bowo, membuka Rakernas APPSI, di Istana Negara, Jumat (15/2) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden kemudian menyampaikan tujuh hal untuk mengukur kemajuan sebuah provinsi atau kabupaten/kota. Yakni berkurangnya kemiskinan dan pengangguran. Kemudian, meningkatnya mutu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Lalu, good governance dan langkah-langkah efisiensi, termasuk pencegahan korupsi. “Ketujuh, pelayanan publik itu sendiri,” kata SBY.
Sebelumnya, Ketua APPSI periode 2007-2011, Fauzi Bowo, dalam laporannya mengatakan, tujuan Rakernas ini untuk menghimpun masukan dari para gubernur tentang pemantapan penyelenggaraan pemda dan pelayanan public. “Demi kesejahteraan masyarakat di daerah,” kata Fauzi Bowo, yang juga Gubernur DKI Jakarta.
Hasil rekaernas nantinya akan menjadi bahan untuk merumuskan konsep dan rekomendasi gubernur seluruh Indonesia. Antara lain, revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, penguatan peran gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah; dan sosialisasi kepada para gubernur tentang peranan pemerintah provinsi dalam menindaklanjuti hasil konferensi PBB tentang perubahan iklim di Bali lalu.
Rakernas APPSI ini diselenggarakan di Jakarta pada 14-16 Februari 2008. Turut mendampingi Presiden pada acara pembukaan di Istana Negara ini, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkum dan HAM Andi Mattalata, Meneg LH Rahmat Witoelar, Menhut MS. Kaban, Menteri Pertanian Anton Apriyantono, dan Seskab Sudi Silalahi. (nnf)



