Berita Utama
Senin, 18 Februari 2008, 13:14:47 WIB
RI-Finlandia Tingkatkan Kerjasama Kehutanan
Presiden SBY dan Presiden Finlandia Tarja Kaarina Halonen berbincang sesaat sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Senin (18/2) pagi. (foto: muchlis/presidensby.info)
"Kita sepakat bahwa banyak hal yang sudah kita kerjasamakan, seperti kerjasama di bidang sustainable forrest management, yang berjalan dengan baik akan kita teruskan. Tapi kita juga mencari peluang untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dan investasi. Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Finlandia yang telah membawa rombongan kelompok bisnis dengan harapan agar tercapai peluang-peluang baru di dalam kerjasama ekonomi, khususnya investasi dan perdagangan,” kata Presiden SBY dalam keterangan pers, usai pertemuan bilateral.
Selain itu, dibahas pula kerjasama global dalam menghadapi perubahan iklim. Kedua pemimpin sepakat agar Bali Road Map ditindaklanjuti dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk menuju protokol baru pasca berakhirnya Protokol Kyoto. SBY dan Halonen juga sepakat bahwa hubungan dan kerjasama kedua negara selama ini berlangsung baik. "Kami sepakat untuk meningkatkan kerjasama bilateral, baik di bidang perdagangan dan investasi, energi, kehutanan, manajemen air bersih, pendidikan, budaya dan pariwisata,” ujar Presiden SBY.
Dalam pertemuan ini, kata Presiden SBY, disampaikan kembali terimakasih dan penghargaan rakyat Indonesia pada pemerintah dan bangsa Finlandia yang telah memfasilitasi proses perdamaian di Aceh. Finlandia juga membantu Aceh dan Nias pasca tsunami.
Di bidang bilateral ataupun multilateral, lanjut Presiden SBY, kedua presiden bertukar pikiran tentang perkembangan situasi di Timor Leste, Timur Tengah, Kosovo, dan di Myanmar.
Sebelumnya, kedua presiden menyaksikan penandatanganan joint declaration mengenai kerjasama bidang lingkungan, yang ditandatangani oleh Meneg LH Rahmat Witoelar dan Menteri Perdagangan dan Luar Negeri Finlandia Paavo Vayrynen. Kerjasama ini mencakup manajemen hutan secara berkelanjutan, pengembangan komunitas kehutanan, kolaborasi melawan perubahan iklim global, terutama dalam hubungan dengan kehutanan dan energi terbarukan. (nnf)



