Berita Utama
Rabu, 20 Februari 2008, 14:20:31 WIB
Presiden Pimpin Rapat di Depkes
Diperlukan Revitalisasi Program KB
Presiden SBY didampingi Wapres JK, hari Rabu (20/2) pagi memberiketerangan kepada wartawan, usai rapat di Kantor Departemen Kesehatan, Jakarta. (foto: abror/presidensby.info)
Usai mengadakan pertemuan Presiden SBY dalam keterangan persnya menyampaikan beberapa program langkah nyata pemerintah, khususnya bidang kesehatan tahun 2008, diantaranya upaya secara terus menerus menekan angka kematian ibu dan baynya, baik saat ibu melahirkan atau pada saat bayi itu dilahirkan. "Ini merupakan ukuran pembangunan di sektor kesehatan di negeri kita," kata SBY didampingi Wapres M.Jusu Kalla. Trend kecenderungan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi ini berlangsung dengan baik. Kita ingin melanjutkan upaya ini agar lebih cepat lagi penurunan yang bisa kita lakukan, sesuai dengan sasaran yang telah kita tetapkan," kata Presiden
"Selain itu diperlukan kembali revitalisasi program Keluarga Berencana, karena ini sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kepentingan kesejahteraan rakyat, dikaitkan dengan daya dukung ekonomi di negeri ini. Kita juga akan terus meningkatan jumlah dan mutu SDM kesehatan, dokter umum, dokter spesialis, bidan dan lain-lain ," kata Presiden. "Posyandu dan Puskesmas di daerah terpencil akan terus kita galakkan. Ini membutuhkan sinergi antara Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan dan Departemen Keuangan, Pemeritah Daerah dan rumah sakit, agar sasaran yang telah ditetapkan bisa tercapai," kata Presiden.
Beberapa menteri yang mengikuti rapat di Depkes antara lain Menko Polhukam Widodo, Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkeu Sri Mulyani, Menkominfo Mohamad Nuh, Mendagri Mardiyanto, Mendiknas Bambang Soedibyo, Meneg PAN Taufiq Effendi dan Meneg Pora Adiyaksa Dault. (win)



