Berita Utama
Jumat, 22 Februari 2008, 21:49:54 WIB
Merespon Dukungan Parmusi
Presiden: Jangan Tergesa-gesa Tentukan Pilihan 2009
Presiden SBY, didampingi Ketua Umum Parmusi Bachtiar Chamsyah, membuka Muktamar II Parmusi di Hotel Mercure, Jakarta, Jumat (22/2) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Pernyataan Presiden SBY tersebut untuk merespon apa yang sebelumnya disampaikan Ketua Panitia Muktamar II Parmusi, Donnie Tokan, dan Ketua Umum Parmusi, Bachtiar Chamsyah, yang menyatakan dukungan Parmusi kepada SBY untuk maju kembali menjadi calon Presiden pada Pilpres 2009. "Saya ingin merespon sedikit apa yang disampaikan oleh Ketua Panitia dan Ketua Umum Parmusi. Dan ini baru pertama kali saya bicara di depan publik tentang 2009. Para wartawan juga bisa mencatat, ini pertama kali saya harus merespon 2009," SBY menambahkan.
Presiden mengatakan bahwa akan banyak pilihan pada 2009 nanti, dan banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. "Persoalan di negeri ini banyak, tidak selalu mudah untuk memberikan pikiran besar, kerja besar, dan bagaimana yang akan dilakukan apabila beliau-beliau, saudara kita calon-calon pemimpin itu, kelak mendapatkan kepercayaan rakyat untuk memimpin negeri ini," ujar Presiden SBY.
"Terbuka bagi saudara, saya minta tidak usah terburu-buru. Ikuti saja perkembangan dinamika, meskipun sekarang ini belum saatnya berkampanye, sebetulnya, karena masih panjang," Presiden menjelaskan.
Presiden SBY menegaskan saat ini dirinya fokus mengatasi masalah yang dihadapi rakyat. "Saya lebih memilih menuntaskan tugas saya 2008-2009. Itu dulu. Kalau saya ikut-ikutan dalam tanda kutip berkampanye, saya tidak bisa fokus untuk mengatasi masalah yang begitu besar untuk rakyat kita," ia menegaskan.
Kepada keluarga besar Parmusi, Presiden SBY mengatakan hanya minta doa restu agar dapat mengemban tugas sebaik-baiknya pada tahun 2008 dan 2009. "Itu saja yang saya mohonkan, selebihnya silakan ikuti terus dengan seksama, insya Allah ada skenario yang terbaik untuk Parmusi, terbaik untuk umat, dan baik untuk bangsa dan negara tercinta," kata Presiden menutup sambutannya. Presiden kemudian membuka secara resmi Muktamar II Parmusi dengan memukul gong.
Muktamar Parmusi II berlangsung pada 22-24 Februari 2008 dan diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Hadir mendampingi Presiden, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah yang juga Ketua Umum Parmusi, Menteri Koperasi dan UKM yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali, Mensesneg Hatta Rajasa, Menhub Jusman Syafii Djamal, Menkominfo M.Nuh, dan Menpora Adhyaksa Dault. (nnf)



