Berita Utama

Surat Untuk Fidel dan Raul Castro

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini telah mengirimkan surat kepada Presiden Republik Kuba yang baru, Raul Modesto Castro Ruz, dan Presiden Kuba yang baru saja mengundurkan diri, Fidel Castro. Demikian disampaikan oleh Jubir Presiden Dino Patti Djalal kepada wartawan di Kantor Presiden, Selasa (26/2) sore.

Menurut Dino, surat kepada Presiden Raul Castro pada intinya mengucapkan selamat atas terpilihya beliau sebagai Presiden Kuba, dan mengharapkan agar kerjasama bilateral antara Indonesia dan Kuba terus berjalan dengan baik. “Kedua pemimpin telah bertemu bulan September 2006 di Havana, Kuba pada saat menghadiri KTT Gerakan Non Blok, dan pada waktu itu juga Presiden SBY telah memberikan medali kepada dokter-dokter Kuba yang membantu Indonesia pada waktu bencana gempa di Jogja,” kata Dino lagi.

Sedangkan surat khusus kepada mantan Presiden Fidel Castro, kata Dino, pada intinya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas persahabatan, kerjasama, dan itikad baik yang telah diberikan oleh Presiden Fidel Castro kepada pemerintah dan rakyat Indonesia saat ini. “Presiden menegaskan bahwa sesuai dengan politik bebas aktif, Indonesia mengharapkan agar bilateral Indonesia dan Kuba terus terbina atas dasar kesetaraan, saling hormat dan menguntungkan,” jelasnya.

Presiden SBY, kata Dino, juga menyampaikan penghargaan Indonesia atas peran Kuba selama ini dalam percaturan dunia berkembang, termasuk dalam Gerakan Non Blok. “Presiden juga mengharapkan Indonesia dan Kuba terus mengumandangkan suara dan meningkatkan peran dunia berkembang dalam percaturan internasional,” kata Dino lagi.

Dan terakhir, kata Dino, Presiden SBY juga memberikan komplimen kepada mantan Presiden Fidel Castro atas energi dan dinamismenya dalam memimpin Kuba. Dan memuji pembangunan dan kemajuan yang dicapai Kuba selama ini dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian bioteknologi dan olahraga. “ Presiden SBY berharap Indonesia dan Kuba akan terus membina kerjasama yang saling menguntungkan dalam bidang-bidang ini,” katanya. (nnf)