Berita Utama

Sidak ke Sekolah di Jakarta Utara

Presiden SBY dan Ibu Ani foto bersama siswa-siswi saat meninjau SMPN 84 Jakarta Utara, hari Jumat (29/2) siang.(foto: a. tohir/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani foto bersama siswa-siswi saat meninjau SMPN 84 Jakarta Utara, hari Jumat (29/2) siang.(foto: a. tohir/presidensby.info)
Jakarta: Di tengah guyuran hujan deras, hari Jumat (29/2) siang pukul 14.00 WIB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah di kawasan Jakarta Utara. Beberapa sekolah yang dikunjungi Presiden adalah SDN Tugu Utara 17, 19, 20, dan SMPN 84 yang berada di Kecamatan Koja.

Presiden dan Ibu Ani didampingi Mendiknas Bambang Sudibyo, Menkokesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, Gubernur DKI Fauzi Bowo dan, disambut Walikota Jakarta Utara, Effendi Anas, juga melakukan dialog dengan pimpinan sekolah, para guru dan wakil orang tua murid.

Presiden juga meninjau ruangan kelas, serta berdialog dengan murid-murid SD kelas 1 yang sedang belajar matematika. Juga kelas 2 dan kelas 4 yang sedang belajar bahasa Inggris. Dari lantai 2 bangunan sekolah, Presiden dan Ibu Ani menyapa anak-anak yang berkerumun lapangan mengelilingi Mobil Pintar.

Dalam dialognya Presiden mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini untuk bertemu murid-murid, agar sekolah dikelola dengan baik. "Anak-anak, hari ini Pak SBY dan Ibu Ani bersama menteri, gubernur dan walikota berkunjung untuk bertemu anak-anak untuk melihat dari dekat. Tujuannya adalah untuk memastikan agar sekolah ini sudah dikelola dengan baik dan hasilnya makin baik,"kata Presiden.

"Alhamdulillah, setelah saya berbicara dengan para guru dan orang tua, semua telah berjalan dengan baik. Bapak berterima kasih dan minta ini ditingkatkan pada waktu yang akan datang. Bapak berharap ini akan jadi berhasil, rajin belajar, ibadah, hormat pada orang tua, guru, rukun dan baik sama kawan. Kalau itu dijalankan, Insya Allah anak-anak bisa sukses, bisa jadi pemimpin gubernur, bupati, polisi, TNI, guru dan wartawan.Jangan berkelahi satu sama lain supaya masa depan kalian berhasil," kata Presiden lagi.

SD 17 Pagi memiliki murid 294 orang, SD 19 Petang 300 murid, 20 memiliki 313, dan SMP 84 memiliki 640 murid. Presiden SBY dan Ibu Ani menyerahkan bantuan empat set ensiklopedia kepada masing-masing sekolah untuk dimanfaatkan. Keempat set ensiklopedia itu adalah geografi, iptek, anak nasional dan ilmu pengetahuan populer.

Ibu Ani pada kesempatan ini juga menyampaikan kepada pimpinan sekolah untuk menggunakan Mobil Pintar yang digagas oleh ibu-ibu SIKIB. "Jangan sungkan untuk menghubungi kami, agar Mobil Pintar bisa berkunjung kesini, dan anak-anak bisa memanfaatkan fasilitas audio visual, buku-buku, dan komputer serta mainan-mainan edukatif yang ada pada Mobil Pintar ini," kata Ibu Ani.

Presiden dan Ibu Ani kemudian meninjau bangunan SMP 84 yang masih berada di lokasi yang sama,masuk ke kelas, laboratorium IPA dan perpustakaan, disambut anak-anak yang memainkan kesenian marawis. Presiden dan Ibu Ani menyambut anak-anak yang berebut ingin bersalaman, dan juga foto bersama dengan murid-murid, para guru dan perwakilan orang tua yang hadir. Kemudian Presiden, Ibu Ani dan rombongan kembali ke Istana, pukul 16.00 WIB (nnf)