Berita Utama
Senin, 10 Maret 2008, 11:23:02 WIB
Bertolak ke Iran Pagi Ini
Presiden Melakukan Kunjungan ke Empat Negara
Presiden SBY dan Ibu Ani, diantar Wapres JK dan Ibu Mufidah, bertolak ke Iran dari bandara Halim PK, Jakarta, Senin (10/3) pagi. (foto: muchlis/presidensby.info)
Menurut Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, kunjungan Presiden SBY ke Iran untuk memenuhi undangan Presiden Ahmadinejad sekaligus sebagai kunjungan balasan. Presiden akan berada di Iran dua hari. "Fokusnya adalah pembicaraan bilateral untuk meningkatkan hubungan kedua negara dan akan ditandatangani beberapa MoU di bidang pertanian, pendidikan, dan energi. Ini merupakan kerjasama kamar dagang dan industri serta badan koperasi kedua negara," kata Dino di bandara Halim Perdanakusumah, sesaat sebelum lepas landas.
Sedangkan di Senegal, Presiden SBY akan menghadiri KTT OKI (Organisasi Konferensi Islam). Pada KTT ini dibahas, antara lain, piagam OKI dan bagaimana negara-negara anggota OKI dapat meningkatkan kesejahteraan dan kondisi ekonomi umat Islam di seluruh dunia. "Presiden SBY direncanakan membuat pernyataan dalam KTT OKI tersebut," Dino menjelaskan. SBY, lanjut Dino, juga direncanakan mengadakan sejumlah pertemuan bilateral, seperti dengan Presiden Palestina, Presiden Sudan, dan sejumlah pemimpin lainnya.
Usai kunjungan di Senegal, Presiden akan beranjak ke Afrika Selatan (Afsel), mengunjungi Cape Town dan Pretoria, untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. Ada dua agenda utama kunjungan ke Afsel ini. Pertama, dalam konteks Indonesia dan Afsel adalah co-chair Konferensi Asia Afrika (KAA) yang tahun 2005 lalu diadakan di Indonesia --berikutnya akan diadakan di Afsel.
Kedua, Presiden SBY akan membahas kerjasama bilateral di bidang ekonomi dan diplomatik. Afsel dan Indonesia adalah sama-sama anggota Dewan Keamanan PBB. Afsel dikenal sangat independen, sama seperti Indonesia. "Afsel juga negara paling aktif dan menonjol di benua Afrika," Dino menambahkan. Kunjungan ini sudah lama direncanakan. "Alhamdulillah baru sekarang bisa terlaksana, dan ini merupakan kunjungan yang bersejarah karena secara substansial dapat meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan," lanjut Dino.
Dari Afsel, Presiden SBY dan rombongan akan bertolak ke Dubai, Uni Emirat Arab. Di sana Presiden akan bertemu secara khusus dengan para investor Timur Tengah. "Maksud dari kunjungan ini adalah untuk lebih menarik minat dari investor Timur Tengah ke Indonesia. Selama satu hari Presiden akan bertemu, baik dalam forum kolektif maupun one on one meeting dengan para investor besar, yang mudah-mudahan bisa ditarik ke Indonesia. Presiden akan kembali pada tanggal 20 Maret, sehingga total perjalanan ini selama 10 hari," Dino menuturkan.
Mendampingi Presiden SBY dalam rangkaian kunjungan ini, antara lain, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Agama Maftuh Basyuni, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendag Mari Elka Pangestu,,Ketua Kadin MS Hidayat, Seskab Sudi Silalahi, dan dua Jubir Presiden Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.
Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla mengantar keberangkatan Presiden dan Ibu Negara di Halim Perdanakusumah. Tampak juga Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo AS, Meneg LH Rahmat Witoelar, Menkominfo M.Nuh, dan Kapolri Jenderal Sutanto. (nnf)



