Berita Utama
Jumat, 14 Maret 2008, 04:52:41 WIB
Presiden Bertemu Ban-Ki Moon
Bahas Masalah Myanmar dan Timor Leste
Presiden SBY menerima Sekjen PBB Ban Ki-moon dan Ibrahim Gambari, di Hotel Le Meridien le President, Dakar, Senegal, Kamis (13/3) waktu setempat. (foto: anung/presidensby.info)
Kepada Presiden, Ibrahim Gambari memberikan penjelasan tentang hasil kunjungannya ke Mynmar. “Mereka membahas mengenai hasil kunjungan tersebut,” kata Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal kepada wartawan, usai mengikuti pertemuan. “Gambari menjelaskan mengenai situasi di Myanmar dan langkah-langkah ke depan. Presiden SBY mengungkapkan bahwa beliau telah menulis surat kepada Jenderal Senior Than Swei, dan kedua pemimpin sepakat bahwa mereka akan mendorong proses demokratisasi di Myamar. Mereka juga ingin terus menjaga konsultasi untuk ke depan mengenai hal ini,” tambah Dino.
Kedua pemimpin membahas mengenai masalah perubahan iklim. “Ada perhatian khusus terhadap timetable yang sudah disepakati di Bali. Perhatian khusus mereka adalah bagaimana caranya agar masyarakat dunia dapat dengan tepat memenuhi kerangka waktu dua tahun yang sebetulnya sangat cepat, agar nanti sewaktu bertemu di Kopenhagen tahun 2009, sudah ada kesepakatan yang dicapai untuk suatu rezim global perubahan iklim pasca 2012,” terang Dino.
“Satu hal konkret yang disepakati, Presiden SBY dan Sekjen Ban-Ki Moon akam membuat fasilitas video conference di kantor PM Denmark, Presiden Polandia, Presiden SBY, Sekjen PBB, dan Ketua UNFCCC. Video conference yang akan digunakan adalah peralatan yang paling mutakhir, agar kelima pemimpin ini dapat secara berkala berkomunikasi mengenai hal ini. Sistem ini akan diinstal dalam waktu dekat untuk menjaga momentum perubahan iklim,” Dino menjelaskan.
Presiden SBY dan Sekjen PBB juga membahas mengenai situasi di Timor Leste. “Sekjen PBB menyatakan bahwa DK PBB telah memperpanjang masa tugasnya di Timor Leste selama satu tahun. Presiden SBY menyambut baik hal tersebut, dan menyatakan bahwa Indonesia dengan kapasitasnya sebagai negara tetangga akan terus membantu,” ujar Dino. “SBY sudah mengirim surat kepada Xanana Gusmao, dan Xanana juga sudah mengirimkan surat untuk Presiden SBY yang intinya meminta bantuan Indonesia untuk mengangkut perlatan tertentu yang dipesan Timor Leste untuk menjaga keamanan. Hal ini sudah disetujui Presiden SBY,” lanjutnya. (osa,nas)



