Berita Utama
Jumat, 14 Maret 2008, 18:00:42 WIB
Pidato di KTT- OKI di Dakar, Senegal
Presiden: Negara-negara OKI Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden SBY saat menyampaikan pidato pada hari kedua KTT Ke-11 OKI di Dakar, Senegal, hari Jumat (14/3) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Dalam pidatonya yang disampaikan dengan bahasa Inggris sekitar 10 menit, Presiden antara lain mengingatkan bahwa pasokan 70 persen minyak dunia berasal dari negara-negara Islam. Ini merupakan kekuatan yang bisa digunakan untuk memajukan Islam di dunia. Presiden menyampaikan bahwa kalau dilihat fungsi negara-negara OKI ini sangat luar biasa. "Oleh sebab itu maka sebetulnya negara-negara OKI itu bisa berbuat lebih banyak daripada apa yang ada saat ini," kata Presiden.
Presiden SBY juga mengajak negara-negara OKI bersama-sama melaksanakan agenda aksi, sebagaimana yang telah diputuskan di dalam agenda pembukaan tersebut. Menurut Presiden, adanya keputusan untuk menyumbang 10 milyar untuk membantu negara-negara OKI yang belum maju, Indonesia menyambut baik dan akan berkontribusi meskipun Indonesia sendiri belum memutuskan berapa yang akan disumbang. Presiden juga mengingatkan negara-negara OKI agar serius menangani perubahan iklim yang terjadi sekarang ini, dan Presiden menjelaskan bahwa Konferensi Perubahan Iklim di Bali sudah menghasilkan Road Map yang harus didukung negara-negara OKI.
Saat menyampaikan pidato, Presiden SBY didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Agama Maftuh Basyuni dan Jubir Presiden, Dino Patti Djalal. (osa,nas)



