Berita Utama

Presiden di Dakar:

KTT OKI di Senegal Hasilkan 4 Dokumen

KTT Ke-11 OKI (Organisasi Konferensi Islam ) di Senegal yang berlangsung tanggal 13 dan 14 Maret 2008, menghasilkan 4 jenis dokumen, yaitu piagam baru OKI yang telah disusun pada pertemuan puncak di Saudi Arabia pada tahun 2005 lalu, dengan memasukkan beberapa topik yang berkembang yaitu masalah demokarsi, HAM dan upaya menghadapi Islam phobia. Kedua adalah komunike, ketiga sejumlah resolusi dan keempat adalah Dakar Declaration sebagai rangkuman pertemuan tingkat menteri pada rangkaian OKI ini.

Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada wartawan Indonesia di Hotel Meridien le President, hari Jumat (14/3) malam waktu setempat, atau Sabtu pagi WIB.

Hal lainnya, kata Presiden, para pemimpin yang mengikuti KTT banyak yang berbicara solidarity fund atau dana solidaritas. “Apakah ini bermanfaat. Ada target pengumpulan 10 milyar Dollar AS. Berapa sumbangan Indonesia sendiri. Ide ini sebetulnya digagas banyak kepala negara dan pemerintah. Tahun 2006 lalu, ketika saya bertemu sekjen OKI, saya juga membicarakan tentang mobilisasi ekonomi, sehingga bisa membantu negara-negara yang membutuhkan. Sekarang sudah 2,6 milyar Dolar AS, sebanyak 1 milyar Dolar AS dari Arab Saudi, 600 juta Dolar AS dari beberapa negara, dan 1 milyar Dolar AS dari dari Islamic development,” lanjut Presiden.

Dikatakan oleh Presiden, solidarity fund perlu karena untuk membantu kesejahteraan rakyat. “Apakah bisa tercapai, kita lihat saja nanti. Indonesia akan menjadi pihak yang mendapat bantuan. Bila kita berkontribusi, maka kitapun akan mendapatkan manfaat yang nyata. Saya berharap organisasi ini makin efektif, “ harap Presiden. (osa,nas)