Berita Utama
Minggu, 16 Maret 2008, 16:52:01 WIB
Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional di Afsel
Presiden SBY dan Ibu Ani berserta Gubernur Western Cape, Ebrahim Rasool, berdoa di makam Syeikh Yusuf. Makam ini terletak di Kramat Macassar, Cape Town, Afsel, hari Minggu (16/3) pagi waktu setempat. (foto: muchlis said/presidensby.info).
Makam Syeikh Yusuf terletak tak jauh dari Masjid Nurul Latief di Kramat Macassar, Cape Town. Makam tersebut dijadikan monumen untuk mengingat perjuangannya dalam mencapai kemerdekaan di Indonesia serta semangatnya dalam menyebarkan agama Islam di manapun ia berada.
Setibanya di lokasi, Presiden SBY beserta rombongan langsung menuju ke makam Syeikh Yusuf yang terletak di dalam rumah kecil berukuran 6 x 4 meter. Presiden langsung membaca doa tepat di samping makam Syeikh Yusuf. Dengan penuh rasa haru, Presiden SBY tampak menitikkan air matanya ketika membaca doa. "Saya terharu saat berziarah, karena membayangkan seorang ulama besar yang menjadi guru di Banten, Mekkah, pernah belajar di Aceh dan mengajarkan Islam yang teduh, penuh dengan kebajikan," kata SBY. Ia berharap, semua ajaran Syeikh Yusuf dapat dilanjutkan oleh generasi-generasi mendatang.
Syeikh Yusuf adalah salah satu pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia bekerjasama dengan Sultan Ageng Tirtayasa di dalam perlawanannya menghadapi Belanda. Syeikh Yusuf akhirnya ditangkap oleh Belanda pada tahun 1683, dan diasingkan ke Cape of Good Hope atau Pantai Harapan, yang kini bernama Cape Town. Di sinilah ia menyebarkan Islam kepada penduduk setempat.
Usai berziarah, Presiden beserta rombongan berpamitan dengan seluruh komunitas muslim di Masjid Nurul Latief. Sejauh apapun jarak Afrika Selatan dengan Indonesia, namun kehangatan dan hubungan persaudaraan yang erat antara kedua negara sangat terasa pada hari itu. (mit)



