Berita Utama

Untuk Mempererat Hubungan

Presiden Jajaki Penerbangan Langsung Jakarta-Johannesburg

Presiden SBY menerima Gubernur Western Cape, Ebrahim Rasool, di Green Park, Mount Nelson Hotel, Cape Town, Afsel, Minggu (16/4) pagi atau Minggu sore WIB. (foto: muchlis said/presidensby.info).
Presiden SBY menerima Gubernur Western Cape, Ebrahim Rasool, di Green Park, Mount Nelson Hotel, Cape Town, Afsel, Minggu (16/4) pagi atau Minggu sore WIB. (foto: muchlis said/presidensby.info).
Cape Town: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Indonesia dapat menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat Afrika Selatan. "Ada hubungan sister province antara provinsi Western Cape dengan Sulawesi Selatan. Saya ingin bukan hanya dengan Sulawesi Selatan, namun juga dengan provinsi-provinsi yang lain," ujar Presiden SBY di dalam konferensi persnya yang dilaksanakan di Gedung Green Park, Mount Nelson Hote, Cape Town, Minggu (16/3) sore.

Dalam rangka mempererat tali persaudaraan antara dua negara sahabat tersebut, Presiden SBY juga membicarakan mengenai penerbangan langsung antara Jakarta - Johannesburg. "Di dalam pembicaraan kami, ada penerbangan langsung antara Indonesia dan Afrika Selatan yang akan dibicarakan besok dengan Presiden Afrika Selatan. Kita sudah pernah menyinggung hal ini. Apabila kita bisa melaksanakan kerjasama di bidang ini, masyarakat Afrika Selatan bisa berkunjung ke Indonesia dan dari Indonesia bisa ke Afrika Selatan," SBY menjelaskan.

Presiden SBY juga mengatakan bahwa untuk mempererat tali persaudaraan antara kedua negara yang memiliki keturunan sama tersebut, masyarakat Indonesia mungkin dapat membantu membangun perpustakaan yang dilengkapi dengan berbagai buku dalam bahasa Indonesia dan Inggris untuk komunitas muslim di Kramat Macassar.

Presiden SBY mengungkapkan perasaan bahagia ketika melihat betapa hangatnya sambutan komunitas keturunan Indonesia di Cape Town. Mereka telah menunjukkan kecintaan yang mendalam kepada seluruh delegasi Indonesia yang datang bersilaturrahmi pada hari ini.

Ketika memberi keterangan pers, Presiden SBY didampingi Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, serta dua Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi A. Mallarangeng. (mit)