Berita Utama

RI-Afsel Optimis Tingkatkan Perdagangan

Pretoria: Volume perdagangan Indonesia-Afrika Selatan pada 2007 naik 28 persen dibanding tahun sebelumnya. Kedua negara optimis hal ini masih bisa ditingkatkan lagi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Afsel Thabo Mbeki mengatakan hal ini dalam konferensi pers bersama, usai pertemuan bilateral di Union Buildings, Pretoria, Senin (17/3) siang.

“Meski ada kendala teknis, volume perdagangan kedua negara tumbuh pesat belakangan ini,” kata Presiden SBY menjelaskan hasil pertemuan bilateral kepada wartawan. “Untuk lebih meningkatkan dan memperluas cakupannya, pemerintah kedua negara sepakat mengatasi segala hambatan yang ada selama ini.”

Hambatan dalam upaya meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia-Afsel terkait masalah regulasi di kedua negara. Itu sebabnya masing-masing kurang mengetahui potensi kerjasama perdagangan apa saja yang bisa dikembangkan.

Untuk itu, melalui pertemuan bilateral ini dibahas peluang-peluang yang bisa dikembangkan. "Saya optimis kerjasama ini dapat ditingkatkan lebih luas lagi di masa mendatang, terlebih setelah penandatanganan deklarasi bersama tentang kemitraan strategis untuk masa depan yang damai dan sejahtera,” Presiden SBY menjelaskan.

Sementara itu Presiden Mbeki mengatakan bahwa kedua negara telah menyepakati sejumlah perjanjian untuk mendorong kerjasama. Baik Afsel maupun Indonesia akan melihat seluruh peluang yang ada, baik sektor perdagangan, investasi, kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Hadir dalam konferensi pers bersama ini, antara lain, Menlu Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, dan Jubir Presiden, Dino Patti Jalal. (har/nas)