Berita Utama
Rabu, 19 Maret 2008, 17:30:43 WIB
Bertemu dengan Pengusaha UEA
Presiden: Masih Banyak Kesempatan Berinvestasi di Indonesia
Presiden SBY menyampaikan presentasi saat bertemu para pengusaha papan atas UEA di Hotel Fairmont Dubai, hari Rabu (19/3) siang. (foto: muchlis said/presidensby.info)
Kepada para pengusaha papan atas itu Presiden menjelaskan bahwa sektor-sektor tersebut berkembang sangat baik, tetapi dibutuhkan kombinasi antara publik dan investasi swasta. “ Saya senang bahwa banyak dari Anda semua yang sudah memulai berinvestasi dalam beberapa proyek tersebut, dan saya yakin bahwa Anda semua akan senang dengan keputusan untuk berinvestasi yang sudah diambil, “ kata Presiden kepada mereka.
Presiden juga menyampaikan keyakinannya bahwa kerjasama ekonomi antara Uni Emirat Arab dan Indonesia berjalan dengan baik. Perdagangan kedua negara pada tahun 2007 juga sudah meningkat menjadi 1,4 milyar Dollar AS, dari sebelumnya, pada tahun 2004 sebesar 1 milyar Dollar AS. Penjualan perhiasan dari Indonesia, dijelaskan Presiden, telah mencapai 170 juta Dollar AS tahun lalu, dan Presiden mengharapkan peningkatan yang lebih baik.” Pada akhir bulan ini, sebuah pameran perhiasan Indonesia akan diadakan di Dubai, di bawah dukungan sponsor Indonesia, yaitu Mutu Manikam Nusantara,” kata Presiden.
Presiden juga menceritakan mengenai kekagumannya atas ekspansi ekonomi yang masif, terutama dalam hal infrastruktur, yang dilakukan di Dubai. “ Kemarin dalam perjalanan dari bandara menuju hotel ini, saya menyaksikan bagaimana ekspansi ekonomi yang berlangsung masif, terutama di bidang infrastruktur. Dan saya senang bahwa sekitar 72.000 pekerja Indonesia mengambil bagian dari perkembangan ekonomi di sini,” kata Presiden lagi.
“Lebih banyak lagi pekerja Indonesia yang bekerja dengan ketrampilan yang lebih baik yang akan datang ke Uni Emirat Arab melanjutkan ekspansi ekonomi yang menakjubkan. Kami bangga pada sumber daya manusia dari Indonesia, mereka rajin, bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Dan juga ada lebih banyak dari mereka di Indonesia, dimana Anda semua bisa mempercayakan investasi Anda di sana, “ kata Presiden.
“Saya mengunjungi negara ini dua tahun lalu, dan saya mendengarkan ungkapan ketertarikan Anda semua untuk berinvestasi di Indonesia. Sejak itu, ada aliran yang kuat di bidang investasi ke Indonesia dari Timur Tengah. Hari ini, saya ada bersama dengan Anda lagi, kali ini untuk memberi semangat dan meningkatkan pada perkembangan yang positif ini. Juga untuk mendukung peningkatan pertukaran perdagangan dan misi investasi antara kedua pemerintah yang terhormat dan sektor swasta. Saya harap ini bisa dimulai sesegera mungkin,” lanjut Presiden.
Presiden juga berharap untuk bisa mendengarkan penilaian para investor tersebut mengenai proyek-proyek dan kerjasama yang telah mereka investasikan. “ Sampaikan kepada saya mengenai masalah yang Anda hadapi, dan mungkin ada banyak lagi. Juga beritahu saya mengenai rencana investasi Anda mendatang, dan juga investasi baru di bidang-bidang baru yang mungkin sedang Anda pertimbangkan. Untuk apapun yang Anda sampaikan kepada saya, akan saya pikirkan dan pemerintah kami akan merespon dengan kebijakan yang tepat, atau juga penilaian dan informasi yang anda perlukan. Inilah apa yang disebut kemitraan, “ kata Presiden.
Dalam pertemuan ini Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Mensesneg Hatta Rajasa, Wakil Ketua DPD Irman Gusman, Utusan Khusus Timur Tengah Alwi Shihab, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua KADIN MS Hidayat dan Konjen RI Dubai Faisal Harun. (nnf/nas)



