Berita Utama

Presiden Buka Rakernas Depag

Presiden SBY beramah tamah sebelum membuka Rakernas Tahun 2008 Departemen Agama di Istana Negara, Selasa (25/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY beramah tamah sebelum membuka Rakernas Tahun 2008 Departemen Agama di Istana Negara, Selasa (25/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Selasa (25/3) siang di Istana Negara membuka Rakernas (Rapat Kerja Nasional) Departemen Agama. Rakernas diikuti hampir 200 peserta yang terdiri dari eselon 1 dan 2 Depag, Kakanwil se Indonesia, rektor Perguruan Tinggi Agama Negeri, Kepala Balai litbang dan kepala sekolah SMA Islam.

Dalam sambutannya, Presiden mengingatkan seluruh peserta untuk terus menerus membangun tata pemerintahan yang baik. bersih, berkemampuan , responsiv, transparan, produktif dan effisien. ”Kalau biasanya dalam melayani suatu ijin atau pekerjaan tertentu butuh waktu satu minggu, dan ternyata bisa dilaksanakn hanya tiga hari, berarti lebih produktif. Juga kalau tadinya melakukan pekerjaan yang ongkosnya satu juta rupiah, tapi setelah dilakukan langkah-langkah yang lebih tepat hanya memerelukan uang lima ratus ribu rupiah saja, itu berarti lebih efesien. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja, dan sebelum kita mengajak yang lain untuk meningkatkan kinerjanya dan lebih produktif, mari kita mulai dari diri kita sendiri dari lembaga kita,” ujar Presiden.

Dikatakan Presiden, dalam rencana pembangunan jangka panjang 2004 – 2009, kita ingin meningkatkan pemahaman agama yang sesungguhnya, termasuk pemahaman kehidupan beragama. ”Banyak cerita di dunia ini peristiwa yang berakar dari pengajaran yang keliru, termasuk ajaran agama apakah Islam, Kristen, Budha, Hindu dan lain-lain. Kita harus betul-betul memberikan ajaran sebagaimana yang ada dalam ajaran agama bersangkutan. Jangan menganggap ringan masalah ini, karena kalau keliru dampaknya luar biasa. Dampak yang tidak baik, ” lanjut Presiden

Sebelumnya Menag Maftuh Basyuni dalam laporannya mengatakan bahwa Rakernas Depag 2008 ini bertujuan mengevaluasi kinerja Depag 2007, dan pemantapan rencana 2008. ”Rakernas ini juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja aparatur dan melaksanakan reformasi birokrasi di jajaran Departemen Agama, lebih khusus lagi Rakernas ini dapat menghasilkan keputusan penting dan sistem operasional prosedur dalam pelaksanaan penyelenggaraan haji,” kata Maftuh Basyuni.

Beberapa menteri tampak hadir pada acara pembukaan Rakernas Depag, antara lain Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendiknas Bambang Soedibyo, Seskab Sudi Silalahi, dan Jubir Presiden Andi Mallarangeng. (win)