Berita Utama

SBY: Ayat Ayat Cinta Membanggakan

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu dan dan sekitar 60 Duta Besar negara-negara sahabat, hari Jumat (28/3) malam menonton bareng film Indonesia yang lagi melejit, Ayat Ayat Cinta (AAC), di Studio 21 Plaza Ex, di Jl. MH Thamrin,Jakarta. Setelah tayang memasuki minggu keenam di bioskop di seluruh Indonesia, film bernafaskan Islam ini telah disaksikan sekitar 3,5 juta pasang masyarakat Indonesia.Tidak hanya di Indonesia, AAC juga menjadi fenomena di negara tetengga, Malaysia, karena baru tiga hari diputar sudah disaksikan 1,5 juta penonton.

Usai menyaksikan film AAC, SBY menyampaikan rasa bangganya atas film ini, sebagai sebuah karya anak bangsa dan berharap menjadi tonggak baru bagi kebangkitan dunia perfilman nasional. "Kita makin optimis, sebagaimana saya menyampaikan diberbagai banyak kesempatan, bahwa ekonomi kreatif, ekonomi produk budaya , ekonomi warisan di negeri kita ini akan tumbuh mekar dan berkembang menjadi salah satu keunggulan sumber ekonomi baru pada abad 21 ini, di tangan putra putri yang relatif muda. Pengarang buku, produser, sutradara, artis pemain dan semua kru, menunjukkan kualitas yang patut kita beri penghargaan setinggi-tingginya," kata SBY.

Menyaksikan film AAC ini Presiden SBY mengakui dirinya harus beberapa kali menitikkan air mata. "Saya ingin semua menyambut gembira munculnya karya ini, dan terus mendorong agar lebih banyak lagi yang dapat kita produksi. Dengan demikian film Indonesia akan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Insya Allah juga bisa berkembang dan ditonton saudara-saudara kita dari negara-negara sahabat," ujar Presiden. Presiden juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran para Duta Besar negara sahabat serta para diplomat untuk bersama menyaksikan film AAC. "Film ini mengambarkan betapa agama Islam menjunjung tinggi toleransi, harmonisasi dan nilai-nilai kemanusian," kata Presiden

Saat tiba di Plaza EX Studio 21, SBY dan Ibu Ani disambut sutradara film AAC, Hanung Bramantyo, produser A. Dhamoo dan Manoj Punjabi, serta beberapa artis pemain, diantaranya Fedi Nuril, Riyanti Cartwright, Carrisa Puteri, Melania putria, Zaskia Adya Mecca, Mieke Wijaya, Marini, Leroy Usman. Beberapa menteri yang ikut menonton antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Menseskab Sudi Silalahi, Menag Maftuh Basyuni, Menbudpar Jero Wacik, Menkominfo M. Nuh, dan Mendag Mari Pangestu.

Diangkat dari novel karya Habiburrahman el Shirazy, film ini berdurasi dua jam. Panitia menggunakan dua studio untuk menampung para undangan , studio 1 untuk Presiden dan para duta besar, menteri, dan para diplomat sementara studio 2 diisi para wartawan, staf istana serta keluarga para duta besar. (win)