Berita Utama

Rumania Tawarkan Diri Jadi Promotor Indonesia di UE

Presiden SBY menerima delegasi parlemen Rumania yang dipimpin Bogdan Olteanu, di Kantor Presiden, Senin (31/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima delegasi parlemen Rumania yang dipimpin Bogdan Olteanu, di Kantor Presiden, Senin (31/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Rumania menawarkan diri untuk menjadi promotor Indonesia di Uni Eropa, sejak bergabungnya Rumania menjadi anggota Uni Eropa (UE) tahun lalu. Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda kepada wartawan, usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima delegasi parlemen Rumania yang dipimpin ketuanya, Bogdan Olteanu, di Kantor Presiden, Senin (31/3) siang.

Menurut Menlu Hassan, kunjungan delegasi parlemen Rumania lebih kepada upaya memajukan hubungan antarparlemen. Parlemen Rumania berkunjung menjadi tamu parlemen Indonesia. "Dari pertemuan dengan Presiden, sangat jelas keinginan Rumania untuk memajukan hubungan di segala bidang dengan Indonesia. Dengan diterimanya Rumania sejak tahun lalu menjadi anggota Uni Eropa, mereka juga ingin agar Indonesia menggunakan Rumania, dalam artian kesediaan mereka untuk menjadi promotor Indonesia di Uni Eropa. Hal itu dilandasi pemahaman bahwa hubungan persahabatan kita dengan Rumania telah berlangsung lama. Sehingga ketika sekarang menjadi bagian dari Uni Eropa, mereka juga tidak ingin lupa pada kita sebagai sahabat lama," kata Melu.

Selain itu, lanjut Menlu, perdagangan Rumania dan Indonesia relatif kecil, yaitu senilai 65 juta dolar Amerika. "Mereka juga seperti kita, melihat ada peluang untuk meningkatkan hubungan ekonomi kita," Hassan Wirajuda menambahkan.

Pada pertemuan itu, jelas Menlu, Presiden dan delegasi Rumania tukar pikiran mengenai perkembangan global dan hubungan antaragama, antarbudaya, antarperadaban, dan juga sedikit banyak masalah Kosovo. Rumania merupakan tetangga dekat Kosovo. "Posisinya juga sama dengan kita bahwa punya keperluan untuk menyelesaikan masalah Kosovo melalui dialog dan negosiasi, seperti yang kita sarankan tahun lalu. Solusi dari masalah Kosovo dalam kerangka Uni Eropa, karena masing-masing kan termasuk Serbia berkeinginan untuk menjadi anggota Uni Eropa," Menlu Hassan menjelaskan.

Delegasi Parlemen Rumania terdiri dari Ketua Parlemen sekaligus Ketua Delegasi Bogdan Olteanu, Wakil Ketua Parlemen Valer Dorneanu, Duta Besar Rumania untuk Indonesia Gheorghe Valcu, dan beberapa anggota parlemen lainnya. Sementara Presiden SBY dalam pertemuan itu didampingi Menlu Hassan Wirajuda dan Jubir Presiden, Dino Patti Djalal. (nnf)