Berita Utama

Rapat Paripurna Bahas Tujuh Agenda Prioritas

Presiden SBY didampingi Wapres JK memimpin sidang Kabinet Indonesia Bersatu serta gubernur seluruh Indonesia, di Kantor Setneg, hari Senin (7/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Wapres JK memimpin sidang Kabinet Indonesia Bersatu serta gubernur seluruh Indonesia, di Kantor Setneg, hari Senin (7/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden M.Jusuf Kalla, Senin ( 7/4) siang, di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang dihadiri seluruh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Gubernur seluruh Indonesia, serta pelaksana teknis kegiatan pemerintah. Rapat ini membahas tujuh butir agenda penting, diantaranya, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, energi, pemilihan Kepala Daerah, dan dampak perkembangan dunia terhadap APBN.

Presiden SBY dalam pengarahan awalnya pada rapat paripurna ini, menekankan pentingka fokus dan melakukan langkah prioritas tahun 2008 dan 2009. "Bukan karena satu setengah tahun ke depan ini berakhirnya masa pemerintahan hasil pemilihan umum 2004 – 2009, tetapi dua tahun mendatang ini kita menghadapi persoalan yang cukup fundamental yang memerlukan sinergi, kordinasi, keterpaduan dari upaya bersama kita,” Presiden SBY menjelaskan.

Presiden kembali mengingatkan, bahwa tahun 2008 ini suhu politik memulai memanas, karena tahun 2009 akan diselenggarakan pemilu. ”Wajar dan lumrah dalam sebuah kehidupan demokrasi, tahun-tahun seperti ini tentu ada eskalasi dari suhu politik,” kata Presiden SBY.

Tahun 2008 dan 2009 juga merupakan periode tahun tantangan dari segi sosial dan ekonomi, lebih khusus lagi akibat naiknya harga pangan dan minyak global. "Menghadapi itu semua, saya mengajak semua pihak yang berada dalam jajaran pemerintahan, mulai dari saya, wakil presiden, para menteri, gubernur, bupati, walikota dan jajarannya untuk betul-betul all out, bekerja secara sungguh-sungguh dengan penuh konsentrasi, intensitas, dan prioritas yang tepat,” ujar SBY.

”Kita laksanakan, kita sukseskan semua program pemerintah yang telah kita tetapkan. Tentu saja kebijakan dan program itu adalah untuk kepentingan rakyat. Tidak boleh setengah-setengah melaksanakan kebijakan kita," Presiden SBY menegaskan.

Saat berita ini diturunkan, sidang kabinet paripurna yang dimulai pukul 13.00 WIB masih berlangsung untuk mendengar pemaparan beberapa menteri dan gubernur terkait masalah tujuh agenda penting tersebut. (win)