Berita Utama

TNI/Polri Diminta Netral pada Pilkada dan Pemilu 2009

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan kepada seluruh jajaran TNI, kepolisian, lembaga-lembaga negara, pemerintah,BUMN dan lain-lain , untuk tetap netral dalam pelaksanaan demokrasi, baik pemilihan gubernur, bupati, walikota maupun pemilu yang akan berlangsung tahun 2009.

Ini merupakan perintah saya, kata Presiden SBY dalam pengarahan awalnya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, didampingi Wakil Presiden M.Jusuf Kalla, Senin (7/4) siang di kantor Sekretariat Negara, Jakarta.

“Mari kita ukir demokrasi yang baik di negeri ini. Tidak perlu melihat ke belakang, ketika netralitas itu koyak pada masa yang lalu. Mulai sekarang, mari betul-betul kita berikan kepada yang memberi mandat yaitu rakyat, tanpa harus ada perilaku yang kita anggap tidak tepat. Sambil Pilkada dilaksanakan, saya meminta kepada semua pihak, peliharalah situasi sosial dan keamanan dimana Pilkada dilaksanakan. Ini tentu bukan hanya tanggung jawab KPU atau KPUD, tetapi tanggung jawab kita semua untuk betul-betul menciptakan situasi kondusif bagi berlangsungnya demokrasi dan pemilihan itu,” kata Presiden SBY.

“Apabila ada masalah, maka kita sepakat, kita kembalikan pada Undang-undang dan mekanisme yang berlaku. Saya ingin betul, perkembangan demokrasi makin baik dan makin mantap di negeri ini. Mari kita kawal bersama-sama, mari kita amankan bersama-sama, dan mari kita kelola bersama-sama pula,” pungkas Presiden SBY. (win)