Berita Utama
Rabu, 9 April 2008, 13:56:33 WIB
Presiden di Pekalongan:
Saat Ini Dunia Jauh dari Aman dan Sejahtera
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Jateng, Rabu (9/4) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1429 H/2008 M di Gedung Kanzus Sholawat, Kota Pekalongan, Rabu (9/4) siang. "Saya memohon kepada para ulama agar terus menerus membimbing umat, disamping memperkokoh keimanan dan ketakwaan umat pada Allah SWT, juga membangun karakter umat yang Islami," SBY berharap. "Karakter yang membantu mencintai kaum dhuafa dan fakir miskin, serta karakter yang hidup harmonis dengan saudara-saudaranya sebangsa dan setanah air. Agar semua menjadi solusi untuk membangun masa depan bangsa dan negara yang baik," lanjutnya.
"Belakangan ini kita mengenal Islam phobia. Banyak yang salah mengerti tentang Islam, banyak yang menganggap Islam itu agama yang tidak menebarkan keadilan dan harmoni. Saya berharap cara-cara untuk menghadapi Islam phobia adalah dengan saling membangun pengertian, membangun dialog, dan kerjasama. Dengan demikian Islam bisa menunjukkan bahwa Islam mencintai kasih sayang dan harmoni diantara kita semua," ujar SBY.
Usai acara Presiden SBY beramah tamah dengan para ulama. Hadir mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Agama Maftuh Basyuni, Seskab Sudi Silalahi, KH. Habib Muhammad Luthfiy bin Ali Yahya, dan Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng.
Rabu sore, Presiden SBY dan Ibu Ani akan menghadiri acara temu nelayan dan penyerahan bantuan langsung masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Tempat Pelelangan Ikan. (osa)



