Berita Utama

Di TPI Kota Pekalongan

Presiden Serahkan PNPM Mandiri Jateng Sebesar Rp 986 M

Presiden SBY dan Ibu Ani singgah di rumah salah seorang warga Desa Podo Sugih, Pekalongan, Jateng, hari Rabu (9/4) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani singgah di rumah salah seorang warga Desa Podo Sugih, Pekalongan, Jateng, hari Rabu (9/4) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Pekalongan: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani, Rabu (9/4) sore, bertemu masyarakat nelayan, dan menyerahkan bantuan langsung masyarakat Progam Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan Kredit Usaha Kecil (KUR), di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Kota Pekalongan

Tiba di tempat acara, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut dengan tari Sintren. Walikota Pekalongan Basir Ahmad menjelaskan, warga miskin di Pekalongan tahun 2007 mengalami penurunan sebesar 27,9 persen, dibanding tahun 2005. "Tahun 2005 tercatat warga miskin sebanyak 31.461 Kepala Keluarga, tapi tahun 2007 turun menjadi 22.683 Kepala Keluarga," ujar Basir. "Penurunan kemiskinan ini tidak terlepas dari program penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah pusat bekerjasama dengan pemerintah daerah. Dana PNPM Mandiri di Pekalongan 50 persen berasal dari dana APBN, dan 50 persen lainnya berasal dari dana APBD, sehingga di tahun 2006 seluruh kelurahan di Kota Pekalongan telah mendapatkan alokasi PNPM Mandiri," lanjutnya.

Sementara itu Menko Kesra Aburizal Bakrie melaporkan bahwa penyaluran KUR di Provinsi Jawa Tengah telah terealisasikan dengan baik. "Bank Mandiri sampai dengan 31 Maret 2008 telah merealisasikan sebesar Rp 52,82 milyar kepada 2.154 nasabah. Bank BRI wilayah Provinsi Jawa Tengah Bagian Utara telah merealisasikan sebanyak Rp 109,3 milyar kepada 22.943 nasabah, dimana khusus Kota Pekalongan telah merealisasikan Rp 6,9 milyar kepada 739 nasabah. Sedangkan Bank BNI telah merealisasikan sebanyak Rp 106,5 milyar, yang masing-masing diperuntukkan kepada 3 sektor yaitu usaha pertanian, perkebunan, dan industri mikro," tambahnya.

Presiden SBY dalam kesempatan tersebut menyaksikan penyerahan secara simbolis KUR oleh Dirut BRI Sofyan Basir, Dirut BNI Gatot M. Suwondo, dan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo. Kemudian Presiden SBY juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz. Bantuan tersebut, antara lain, berupa bantuan langsung masyarakat PNPM Mandiri tahun 2008 senilai Rp 986,46 milyar, dana penguatan modal usaha perikanan budidaya senilai Rp 17,22 milyar dari Departemen Kelautan dan Perikanan, serta bantuan Presiden RI berupa 4500 paket sembako untuk masyarakat nelayan.

Presiden SBY mengatakan, sejak terakhir kali mengunjungi Pekalongan 2 tahun lalu, ia melihat kemajuan yang cukup signifikan. "Saya mengucapkan terimakasih kepada walikota dan masyarakat Pekalongan. Kalau Pekalongan dinilai yang terbaik dalam menjalankan PNPM Mandiri, berarti Pekalongan adalah yang terbaik pula dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan," tambahnya. "Mari kita berikan semangat kepada para bupati, walikota, dan gubernur agar terus dapat mensejahterakan rakyat," tambahnya.

Mendampingi SBY, antara lain, Seskab Sudi Silalahi, Menakertrans Erman Suparno, Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Menkominfo M.Nuh, Staf Khusus Sardan Marbun, dan Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Di akhir acara Presiden SBY juga berkesempatan berdialog dengan para nelayan dan penerima PNPM Mandiri dipandu Gubernur Jawa Tengah. (osa)