Berita Utama

Admiral Timothy Keating Diterima Presiden

Presiden SBY hari Jumat (11/4) sore  menerima Panglima  U.S Pacific Command,  Admiral Timothy Keating,  di Kantor Presiden. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY hari Jumat (11/4) sore menerima Panglima U.S Pacific Command, Admiral Timothy Keating, di Kantor Presiden. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kehormatan Panglima U.S. Pacific Command, Admiral Timothy J.Keating beserta delegasinya, di Kantor Presiden, Jumat (11/04) sore. Menurut Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, ada tiga poin yang disampaikan Presiden dalam pertemuan kunjungan kehormatan tersebut. “Pertama, Presiden memberikan apresiasi terhadap kerjasama Indonesia dan Amerika Serikat dalam hubungan antar militer. Dan presiden mengharapkan agar lebih banyak lagi pertukaran personil dan perwira antara militer kedua negara,” ujar Dino kepada wartawan usai pertemuan.

Kedua, kata Dino, Presiden mengharapkan ada kerjasama atau sharing experience dalam bidang humanitarian disaster management. “Sebagaimana diketahui, militer Amerika Serikat banyak berperan sewaku bencana alam tsunami di Aceh tahun 2004. Ketiga, Presiden memberikan jaminan atau komitmen bahwa Indonesia, Malaysia dan Singapura secara trilateral akan terus menjaga keamanan di Selat Malaka. Tapi Presiden juga menyambut baik bantuan dari Amerika untuk capacity building negara-negara di Selat Malaka untuk menjalankan tugasnya,” kata Dino.

Sementara Admiral Timothy J.Keating mengatakan, pihaknya menegaskan komitmen untuk mendukung pertukaran personil dan perwira menengah, dan mengucapkan selamat pada Presiden atas kemajuan dalam upaya untuk meningkatkan keamanan kelautan, terutaman Selat Malaka dan kerjasama antara Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina. "Dalam pertemuan dengan Presiden, kami menyampaikan penghargaan kepada militer Indonesia dan harapan kami untuk terus meningkatkan kerjasama dengan Indonesia dan TNI di masa depan, “ lanjutnya.

Hadir mendampingi Presiden, Menkopolhukam Widodo A.S, Panglima TNI Djoko Santoso, Menhan Juwono Sudarsono, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, dan Jubir Presiden, Dino Patti Djalal (nnf).