Berita Utama
Senin, 14 April 2008, 14:45:52 WIB
Menkes AS Bertemu Presiden SBY
Indonesia - AS Perlu Tingkatkan Kerjasama Kesehatan
Presiden SBY menerima Menteri Kesehatan Amerika Serikat, Michael O. Leavitt, di kantor Presiden Jakarta, hari Senin (14/4) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Menurut Menko Kesra Aburizal Bakrie, dalam diskusi dengan Menkes AS disepakati kedua negara membutuhkan suatu kerjasama yang lebih erat di dalam bidang kesehatan. “Kerjasamanya banyak sekali yang dilakukan, baik kerjasama bidang teknologi, kerjasama bidang pertukaran orang, dimana dari Menteri Kesehatan Amerika mengundang beberapa orang Indonesia untuk melihat beberapa laboratorium di Amerika Serikat,” kata Ical dalam keterangan persnya di Kantor Presiden.
“Kita juga mendiskusikan berbagai masalah seperti TBC, malaria, HIV/AIDS, dan flu burung. Ada beberapa isu yang masih didiskusikan. Sebagian telah ada suatu kesepakatan, sebagian lagi masih terus didiskusikan, meskipun itu memerlukan suatu kemajuan. Dan kita sepakat agar meneruskan suatu kerjasama bilateral dan melakukan diskusi-diskusi lagi, khususnya mengenai masalah virus sharing,” Ical menjelaskan.
Ditegaskan oleh Ical bahwa didapatkan suatu kemajuan-kemajuan dan perundingan-perundingan, dan kita terus akan melakukan perundingan-perundingan itu, sehingga semua isu akan terselesaikan, termasuk juga mengenai masalah NAMRU (Naval Medical Research Unit atau Unit Penelitian Medis Angkatan Laut). “Kita akan menyelesaikan, dan Presiden juga mengharapkan agar hal ini dapat diselesaikan sesegera mungkin,” tegas Ical.
Sementara Menkes AS, Michael O. Leavitt mengatakan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memiliki banyak kesamaan dan ketertarikan dalam berbagai bidang. “Demokrasi, kita ingin masyarakat menjadi lebih sejahtera dan makmur, dan kesehatan menjadi bagian yang sangat penting dari itu. Presiden Yudhoyono sudah memiliki agenda yang sangat jelas untuk secara terus-menerus mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menginginkan kita untuk bekerja sama seperti yang diindikasikan dalam bidang-bidang yang harus diselesaikan bila ada perbedaan. Kita tidak membiarkan perbedaan-perbedaan menghalangi jalan untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar dari kerjasama yang saling menguntungkan ini,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden SBY didampingi oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkes Siti Fadillah Supari, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, dan Jubir Dino Patti Djalal. (nnf)



