Berita Utama

Presiden di Purworejo

Panen Perdana Varietas Baru Temuan Tuyung Supriadi

Presiden SBY dan Ibu Ani panen perdana varietas baru Super Toy HL2,  di Desa Grabag, Purworejo, Jateng, Kamis (17/4) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani panen perdana varietas baru Super Toy HL2, di Desa Grabag, Purworejo, Jateng, Kamis (17/4) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Purworejo: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (17/4) siang melakukan panen perdana varietas baru Super Toy HL2, yang telah diujicobakan di lahan seluas 103 hektar di Purworejo, Jawa Tengah.

Menurut Bupati Purworejo, Kelik Sumrahadi, hasil panen perdana varietas Super Toy HL2 yang ditemukan oleh Tuyung Supriadi ini mencapai 1500 ton. "Kabupaten Purworejo merupakan lumbung beras di Jawa Tengah. Untuk varietas ini sekali tanam bisa 3 kali panen tidak perlu tanam, dengan hasil 15,5 ton per hektar," jelasnya.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada penemu Super Toy HL2, Tuyung Supriadi dan pihak-pihak yang bekerjasama mengembangkan padi jenis unggul ini. Presiden berharap, bila telah diuji coba lebih lanjut oleh Mentan, padi unggul ini agar dikembangkan lebih luas, supaya produksi padi secara nasional bisa meningkat.

"Saya menyambut baik setiap prakarsa, penelitian, pengembangan dan penemuan di bidang apapun. Karena kita ingin kontribusi dari putra-putri bangsa Indonesia yang sesungguhnya cerdas, bukan hanya di kota-kota, tetapi juga di desa-desa. Pemerintah harus lebih menjemput bola, pro aktif menyambut baik, sehingga akan muncul orang-orang cerdas di negeri ini yang akan meningkatkan banyak hal," kata Presiden.

Sekali lagi Presiden SBY menyampaikan mengenai masalah yang dihadapi dunia berkenaan dengan harga pangan yang terus naik. "Ini bukan hanya masalah Indonesia, tapi masalah dunia. Pemerintah berupaya untuk menstabilkan harga pangan agar tidak terus naik, dan saya minta dukungan semua pihak untuk turut menstabilkan harga pangan. Tetapi selain menstabilkan harga pangan, yang harus dilakukan pada jangka menengah dan jangka panjang adalah swasembada pangan, yaitu dengan meningkatkan produksi pangan seperti panen padi yang hari ini kita lakukan,"kata Presiden.

Hadir dalam acara ini Menkokesra Aburizal Bakrie, Mentan Anton Apriyantono, Mendagri Mardiyanto, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkop dan UKM Suryadharma Ali, Menteri PU Djoko Kirmanto, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Andi Mallarangeng, Dirut Bulog Mustafa Abubakar, Dirut BRI Sofyan Basir, Dirut BNI Gatot Suwondo, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo, Dirut Bank Bukopin Glen Glenardi, Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz, dan bupati se-Jawa Tengah.(nnf)