Berita Utama
Minggu, 27 April 2008, 10:15:11 WIB
Diserahkan Presiden
Rp. 808,81 Milyar Bantuan PNPM Mandiri untuk Jatim
Presiden menyerahkan bantuan PNPM Mandiri kepada masyarakat, areal tol Bandara Juanda - Waru, hari Minggu (27/4) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Sebelum acara peresmian proyek, terlebih dahulu Presiden menyaksikan penyerahan KUR untuk Jawa Timur oleh Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sofyan Basyir senilai Rp. 448,2 milyar untuk 75.632 debitur. Tiga perwakilan debitur itu adalah Muhammad Harris yang membuka dari warung nasi lesehan menerima KUR sebesar Rp. 5 juta, Arif Santoso penjual voucher dan aksesoris HP menerima sebesar Rp. 5 juta, serta Samsul Huda penjual ikan hias sebesar Rp. 5 juta.
Diserahkan juga oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, KUR senilai Rp. 158 milyar untuk 9.698 debitur kepada 3 orang perwakilan, masing-masing Sudarmi dari kelompok pengrajin bordir, Solehudin dari kelompok pembuat kopiah, masing-masing mendapatkan Rp. 5 juta, serta Senari dari kelompok peternak sapi perah yang mewakili 1.000 orang peternak sapi perah binaan PT Nestle Indonesia, sebesar Rp. 25 milyar.
Direktur Utama Bank Negara Indonesia Gatot M. Suwondo menyerahkan KUR senilai Rp. 109, 3 milyar untuk 1.012 debitur kepada 3 orang perwakilan, masing-masing Arifin dari industri sepatu dan sandal sebesar Rp. 30 juta, Ahmad Choirul dari industri mebel sebesar Rp. 50 juta, dan Ahmad Juaihir dari kelompok penggemukan sapi potong sebesar Rp. 450 juta. Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi menyerahkan KUR senilai Rp. 46,26 milyar untuk 133 debitur yang diwakili Jumirah dari Industri suku cadang sepeda motor, Sachlan dari kelompok nelayan serta Abdul Kafith dari kelompok pengrajin mebel yang masing-masing mendapatkan Rp. 5 juta.
Kepada Gubernur Jawa Timur, Presiden SBY menyerahkan Bantuan Langsung Masyarakat PNPM Mandiri tahun 2008 untuk provinsi Jawa Timur senilai Rp. 808,81 milyar. Selain itu Presiden juga memberikan bantuan kepada masyarakat Jawa Timur, berupa 7.000 Paket Sembako yang diserahkan secara simbolis kepada 3 orang perwakilan, diantaranya adalah Samian dari Desa Kawis Rejo, Mohammad Yasin dari Desa Kawis Rejo dan Ibu Supiah dari Desa Cemandi.
Dijelaskan oleh Presiden SBY, bahwa pemberian bantuan PNPM ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, sehingga kesejahteraan dapat meningkat dan kemiskinan dapat terus diturunkan. "Pemberian kredit usaha rakyat bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah terus dilaksanakan agar ekonomi kerakyatan terus bangkit, dan dengan kebangkitan itu, pengangguran akan berkurang dan kemiskinan juga akan dipercepat penurunannya," jelas SBY. Namun, Presiden mengingatkan kembali untuk tidak cepat puas terhadap hasil yang dicapai. " Teruslah bekerja siang dan malam untuk turunkan kemiskinan dan tingkatkan kesejahteraan rakyat," tegas SBY.
Mengenai beberapa infrastruktur baru di Jawa Timur yang diresmikan, Presiden berharap kepada seluruth rakyat Jawa Timur dapat menggunakannya dan menjaganya dengan baik. "Infrastruktur in diharapkan akan memperlancar roda ekonomi, membikin efisien dan nyaman semua kegiatan ekonomi, berarti meningkatkan keadilan sosial. Tolong dipelihara baik-baik dan digunakan dengan baik pula, karena biaya yang dignakan tidak kecil," ujar SBY.
Sesungguhnya, lanjut SBY, pemerintah ingin sekali meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia dengan membangun segala infrastruktur yang memberikan kenyamanan bagi rakyat. "Namun semuanya harus dilaksanakan secara bertahap. Kita tidak mampu apabila semuanya dibangun secara langsung," jelas SBY kepada para undangan yang memenuhi hingga ke badan jalan tol.
Usai memberikan sambutan, Presiden SBY meresmikan pengoperasian Jalan Tol Simpang Susun Waru-Bandar Udara Juanda sepanjang 12.8 KM di Kabupaten Sidoarjo senilai Rp. 1,288 trilyun, 3 buah Twin Block Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Desa Tambak Sawah Kabupaten Sidoarjo senilai Rp. 23, 62 milyar serta dua buah Twin Block Rusunawa di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang senilaiRp. 15, 30. Peresmian proyek tersebut dilaksanakan oleh Presiden SBY dengan mengucap Basmallah, kemudian menekan tombol peresmian dan menandatangani prasasti.
Setelah mengikuti serangkaian acara, Presiden beserta seluruh rombongan meninjau panel-panel visualisasi proyek-proyek infrastruktur yang diresmikan, dan memperhatikan pameran produk kerajinan masyarakat pemanfaat PNPM Mandiri. Usai melakukan peninjauan, Presiden dan rombongan, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, menuju Pendopo Kabupaten Pasuruan untuk beristirahat sejenak.
Tampak hadir mendampingi Presiden SBY antara lain Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menakertrans Erman Suparno, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menag Maftuh Basyuni, Menkominfo M. Nuh, Menneg LH Rachmat Witoelar, Menpera Yusuf Asy'ari, Menpora Adhyaksa Dault serta dua Jubir Kepresidenan, Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)



