Berita Utama
Selasa, 29 April 2008, 13:19:10 WIB
SBY Apresiasi Permintaan Maaf Ramos Horta
Presiden SBY bersama PM Timor Leste, Xanana Gusmao, di Istana Merdeka, Selasa (29/4) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Seperti diketahui, terjadi keselahpahaman antara pihak Timor Leste dengan Desi Anwar berkaitan dengan penyerangan terhadap Ramos Horta dan Xanana Gusmao, beberapa waktu lalu. Ramos Horta menyebut Mayor Reinaldo, tokoh pemberontak, memiliki hubungan baik dengan Desi Anwar.
Dalam pembicaraan bilateral antara SBY-Xanana Gusmao, persoalan ini termasuk yang dibahas karena telah menumbuhkan perasaan perasaan tidak tenteram. Dijelaskan oleh PM Xanana Gusmao, ia akan bertemu dengan Desi Anwar dan melakukan diskusi lebih lanjut mengenai masalah tersebut. "Kesalahpahaman dan kurangnya informasi bisa menyebabkan hal ini terjadi. Presiden kami, Ramos Horta, menyatakan permintaan maaf dan sangat menyesal hal ini telah terjadi," kata Xanana, sambil menitikkan air mata.
Presiden SBY memberikan apresiasi kepada pemerintahan Timor Leste mengenai cara penyelesaian masalah ini. "Saya berikan apresiasi, Xanana akan bertemu dengan Desi sendiri untuk mengakhiri kesalahpahaman yang terjadi serta melakukan klarifikasi," kata SBY.
"Dengan adanya statemen penyesalan beliau terhadap apa yang terjadi, saya berharap bisa mengakhiri sesuatu dengan bijak. Kita bisa ambil hikmah dari pelajaran ini. Menyadari bahwa satu statemen bisa menimbulkan sesuatu yang tidak baik," jelas Presiden SBY. Di dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyambut baik statemen penyesalan dari Ramos Horta tersebut. (mit)



