Berita Utama

Indonesia Telah Memiliki Startegi dan Aplikasi TI

Presiden SBY dan Bill Gates ketika sesi tanya-jawab dalam acara Presidential Lecture yang diselenggarakan di JCC, Jumat (9/5) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Bill Gates ketika sesi tanya-jawab dalam acara Presidential Lecture yang diselenggarakan di JCC, Jumat (9/5) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Di akhir Presidential Lecture yang diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (9/5) pagi, Mendag Mari Elka Pangestu selaku moderator memberikan kesempatan kepada 5 peserta untuk bertanya mengenai teknologi dan informasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Bill Gates. Mereka yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk bertanya adalah Dirut BNI Gatot Suwondo, seorang jurnalis Rene L.Pattirajawane, CEO Lippo Group James Riyadi, serta dua orang mahasiswa dari Universitas Indonesia dan Universitas Pelita Harapan.

Walaupun Bill Gates yang menjadi dosen pada hari itu, namun ada juga pertanyaan yang dilontarkan kepada Presiden SBY. Seorang mahasiswa dari Universitas Pelita Harapan bertanya kepada SBY, bagaimana dan sejauh apa perkembangan TI di Indonesia.

Presiden SBY menegaskan kembali bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah Indonesia untuk membangun serta mengaplikasikan TI di segala bidang. "Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, bisnis, komunikasi dan lain sebagainya," jelas SBY.

Pemerintah Indonesia telah membuat rencana serta merumuskan strategi-strategi untuk mengaplikasikan TI ini. "Dan Mendiknas telah berupaya untuk mempercepat pertumbuhan informasi dan teknologi di Indonesia dengan mendistribusikan penggunaan informasi dan teknologi di sekolah-sekolah di seluruh di Indonesia," kata SBY. Ia berharap seluruh warga negara Indonesia turut berpartisipasi dalam usaha pemerintah ini.

Menanggapi hal tersebut, di dalam presentasinya yang bertemakan "The Second Digital Decaden" Bill Gates mengatakan bahwa Indonesia sudah siap untuk masuk ke dalam dunia teknologi dan informasi. Karena Indonesia memiliki SDM dan potensi yang sangat besar untuk mengembangkan TI. "Pemerintah Indonesia telah memberikan pendidikan keterampilan serta merumuskan rencana kerja yang matang. Presiden Indonesia memiliki rencana yang matang di dalam meningkatkan teknologi dan informasi di Indonesia. Beliau menentukan apa-apa saja yang menjadi hambatan, kemudian menentukan solusi-solusi yang tepat dengan menggunakan teknologi," kata Bill Gates. (mit)