Berita Utama

Presiden:

Penggunaan IT Sudah Vital Bagi Pendidikan, Pemerintahan dan Ekonomi

Presiden SBY dan Bill Gates dalam Government Leaders Forum (GLF) 2008, Jumat (9/5) siang di Hotel Shangrila Jakarta. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Bill Gates dalam Government Leaders Forum (GLF) 2008, Jumat (9/5) siang di Hotel Shangrila Jakarta. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Rakyat Indonesia tidak lagi tertinggal dalam menggunakan teknologi informasi, terutama peningkatan dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan rakyat. Hal ini dikatakan Presiden SusiloBambang Yudhoyono dalam pidato kuncinya di hadapan peserta pertemuan Government Leaders Forum (GLF) 2008, Jumat (9/5) siang di Hotel Shangrila Jakarta. Acara ini diikuti sekitar 200 pejabat pemerintah negara-negara Asia Pasifik, termasuk Bill Gates.

Menurut Presiden, di tengah kondisi dan tantangan jumlah penduduk sekitar 230 juta jiwa dan luasnya wilayah, penggunaan teknologi informasi sudah menjadi bagian vital di bidang pendidikan, pemerintahan dan pengembangan ekonomi kreatif. ”Teknologi informasi vital, tapi butuh persiapan untuk membuka ke masyarakat, kata Presiden.

Sementara itu, Bill Gates, Cahirmant Microsoft Corp, beberapa program kemitraan, dan penawaran baru yang mempertegas komitmen serta investasi Microsoft dalam menyediakan teknologi yang lebih terjangkau dan mentransformasikan pendidikan bagi masyarakat di kawasan Asia Pasifik dan diseluruh dunia. Saat ini, lanjut Bill Gates, penyediaan perangkat baru bagi mereka yang berkebutuhan khusus , program pendidikan dasar dan menengah Microsoft, partner in learning, telah menyentuh angka 100 juta pelajar di dunia.

"Microsoft percaya bahwa teknologi informasi berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat dan
berkomitmen untuk bekerjasama dengan sektor publik dan swasta, untuk menciptakan beragam solusi guna mengatasi berbagai tantangan yang menghambat akses ke teknologi. Tahun ini Microsoft menegaskan komitmennya senilai 235,5 juta USD untuk partner in learning, sehingga jumlah investasi keseluruhan Microsoft selama 10 tahun menjadi sekitar 500 juta USD dan diperkirakan dengan investasi ini adanya peningkatan program tersebut secara signifikan dengan enyentuh lebih banyak siswa dan guru diberbagai penjuru dunia dalam lima tahun kedepan,” ujarnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkominfo M.Nuh, Menpan, Menristek Kusmayanto Kardiman, Mensesneg Hatta Rajasa, Menbudpar Jero Wacik, dan Jubir Presiden Andi Mallarangeng.