Berita Utama
Selasa, 13 Mei 2008, 15:19:58 WIB
Walaupun Provinsi Muda, Perkembangan PNPM di Sulbar Cukup Baik
Presiden SBY menyerahkan bantuan pada acara penyerahan PNPM Mandiri di Mamuju, Sulawesi Barat, hari Selasa (13/5) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, melaporkan kondisi dan program Sulbar sejak terbentuk sebagai provinsi ke-33 pada Oktober 2004. Surplus beras tahun 2007 sekitar 183 ribu ton dan kakao mencapai 2 triliun per tahun dan menempati urutan nomor 2 di dunia sebagai penghasil Kakao. "Sebelum menjadi provinsi, jumlah penduduk hanya 800 ribu orang. Namun setelah berjalan 3 tahun jumlah penduduk mencapai 1,1 juta jiwa. Artinya pertambahan penduduk ini karena melihat adanya lapangan kerja baru yaqng tercipta," ujar Anwar .
Lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan ini terus ditingkatkan. Hal ini, lanjut Anwar Adnan, mengingat tingkat kemiskinan masyarakat mencapai 19 persen pada 2007. Tahun 2011 ditargetkan turun menjadi 9 persen.
Semetara itu Menko Kesra Aburizal Bakrie menyampaikan perkembangan program PNPM sejak tahun 2007 hinga 2008 dan persiapan Program PNPM 2009. "Pada tahun 2009 seluruh kecamatan akan mendapat bantuan PNPM dimana setiap kecamatan mendapatkan Rp 3 miliar. Untuk Sulbar, bantuan langsung PNPM sebesar Rp 69 miliar. Walaupun masih muda, Sulbar mencatat perkembangan yang baik dalam pemberdayaan bantuan langsung PNPM ke masyarakat," ujar Aburizal
Sebelumnya, Presiden SBY menyerahkan bantuan langsung masyarakat PNPM Mandiri tahun 2008 untuk Sulbar sebesar Rp 69,76 miliar kepada Gubernur Sulbar dan 5 r ibu paket sembako kepada 5 perwakilan masyarakat miskin. Untuk bantuan KUR, BRI menyerahkan Rp 21 miliar bagi 2.722 debitur, BNI senilai Rp 20 miliar untuk 146 debitur, dan Bank Mandiri senilai Rp 13 miliar untuk 50 debitur.
Usai memberikan sambutan, Presiden didampingi Ibu Negara dan beberapa menteri meninjau pameran hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui PNPM di Sulbar. Diakhir kunjungannya di Sulbar, Presiden dan Ibu Negara menanam pohon Ebony (diospyros celebica) di depan kantor Gubernur Sulbar melalui program tanam pohon 10 ribu.
Tampak mendampingi Presiden, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Koperasi dan UKM Suryadarma Ali, Menhub Syafii Jusman Djamal, Meneg Pemberdayaan Desa Tertinggal Lukman Edy, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (win)



