Berita Utama

Melayat Almarhum Sophan Sophiaan

Presiden SBY dan Ibu Ani beramah tamah dengan keluarga almarhum Sophan Sophiaan, di rumah duka, Sabtu (17/5) malam. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani beramah tamah dengan keluarga almarhum Sophan Sophiaan, di rumah duka, Sabtu (17/5) malam. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Sabtu (17/5) malam melayat ke rumah duka almarhum Sophan Sophiaan, di Jalan Garuda V Blok C II No 1, Bintaro Sektor I. Tiba di rumah duka Presiden diisambut Erros Djarot dan Slamet Rahardjo mewakili keluarga.

Lebih dari 20 menit Presiden SBY berada di rumah duka, untuk berdoa dan bersilaturhmi dengan keluarga almarhum. Rencananya almarhum akan dimakamkan Minggu (18/5) pagi di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Tampak hadir Menteri Kominfo M.Nuh, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meuhia Hatta, Guntur Soekarnoputra, dan rekan rekan almarhum baik dunia perfilman maupun dari aktifis partai dan LSM. Rencananya almarhum akan dimakamkan Minggu (18/5) pagi di TPU Tanah Kusir, Jakarta

Kepada SBY, Erros menjelaskan kronologis peristiwa yang merenggut nyawa aktor film Romi dan Yuli serta Pengantin Remaja itu. Kata Erros, saat kejadian, almarhum tengah melakukan konvoi dan melewati kawasan Sragen, Jawa Tengah, seusai membagikan sembako kepada masyarakat miskin. "Ketika melewati tikungan, almarhum tidak bisa menghindar dan masuk ke lubang besar, dan mengalami benturan parah di bagian dada sehingga beliau meninggal dunia sekitar pukul 09.30 tadi," cerita Erros.

Sebelum meninggalkan rumah duka, kepada wartawan SBY mengatakan, "Saya atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum." Almarhum, kata SBY, adalah seorang yang berdedikasi kepada negara. Hingga akhir hayatnya, almarhum juga sedang berupaya untuk membangkitkan semangat bangsa dengan mengadakan kegiatan untuk memperingati Hari Kebangkitan Bangsa Indonesia.

Istri almarhum, Widyawati, juga turut dalam rombongan itu. Tetapi, ia berada di dalam mobil yang beriringan dengan konvoi Harley Davidson. Sophan, lahir Makassar, 26 April 1944, meninggalkan seorang istri, Widyawati, serta dua putra, Roma dan Romi, dan satu orang cucu, Yulia yang berumur 3 tahun. Di dalam rumah sejumlah kerabat tengah mempersiapkan lokasi penempatan jenazah. Sementara, para tetangga almarhum tampak sibuk melakukan koordinasi untuk mendirikan tenda dan berbagai keperluan lainnya. (win)