Berita Utama

Kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Hongaria

Presiden SBY menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Hongaria, M. Laszlo Solyom, di Istana Merdeka, Rabu (21/5) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Hongaria, M. Laszlo Solyom, di Istana Merdeka, Rabu (21/5) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Hongaria, M. Laszlo Solyom, di Istana Merdeka, Rabu (21/5) pagi. Kedatangan Presiden Solyom disambut dengan lagu kebangsaan Hongaria dan Indonesia Raya, diiringi dentuman meriam sebanyak 21 kali.

Kunjungan Solyom, berlangsung 19-22 Mei 2007, ke Indonesia merupakan kunjungan kenegaraan pertamanya. Presiden Solyom juga mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu dan Gedung Sate di Jawa Barat serta ke Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, untuk meletakkan karangan bunga sebelum melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Merdeka.

Setelah Presiden SBY menyambut kedatangan Presiden Hongaria dengan upacara resmi kenegaraan, kedua pemimpin langsung mengikuti pertemuan bilateral. Dari pihak Indonesia, hadir mendampingi SBY dalam pertemuan bilateral ini, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassaan Wirajuda, Menkeu Sri Mulyani, Menhut MS Kaban serta Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal.

Usai pertemuan bilateral, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Frame Agreement Concerning General Terms and Procedures Institutional Arrangement and Financial Frames for Granting of Hungarian Tied Aid Credit. MoU tersebut ditandatangani oleh Dirjen Departemen Keuangan Republik Indonesia serta Duta Besar Hongaria untuk Indonesia. MoU ini berhubungan dengan tawaran bantuan kredit pemerintah Hongaria sebesar 4 miliar HUF, setara dengan 10 juta dolar AS. Indonesia menilai tawaran tied aid tersebut merupakan inisiatif pihak Hongaria yang, selain dalam rangka bantuan tsunami, juga merupakan upaya untuk meningkatkan hubungan ekonomi bilateral khususnya kerjasama keuangan.

Presiden SBY berharap Indonesia dan Hongaria mampu meningkatkan hubungan bilateral di bidang investasi, perdagangan, pendidikan serta kebudayaan. "Hubungan ekonomi, khususnya investasi dan perdagangan, saat ini pada tingkat yang modest. Kami sepakat untuk lebih meningkatkan lagi mengingat ekonomi kedua negara terus tumbuh sehingga peluang untuk meningkatkan investasi terus berkembang," ujar Presiden SBY.

Di dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden SBY mengangkat tema climate cgange. "Presiden Hongaria sangat aktif dan memiliki kepedulian tinggi untuk menggalang kerja sama dengan para pemimpin dunia untuk mengatasi masalah ini," kata SBY dalam konferensi pers, usai pertemuan. Indonesia dan Hungaria, lanjut SBY, memiliki komitmen untuk mensukseskan konferensi PBB tentang Climate Change yang akan dilaksanakan di Polandia pada tahun ini.

Di dalam kunjungan tersebut, Presiden Hongaria didampingi oleh Duta Besar Hongaria untuk Indonesia Mihaly Illes, Chief of the Office of the PResident of the Republic of Hungary, Sandor Tari, serta 19 delegasi lainnya.(mit)