Berita Utama
Rabu, 21 Mei 2008, 12:28:42 WIB
Presiden dan Ibu Ani Melayat Ali Sadikin
Presiden SBY dan Ibu Ani melayat almarhum Ali Sadikin, di rumah Jl. Borobudur, Jakarta, Rabu (21/5) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden dan Ibu Negara berada di rumah duka kurang lebih selama 20 menit. Kepada wartawan, SBY menyampaikan kesan-kesan dan rasa duka atas kepergian mantan Gubernur DKI Jakarta (1966-1977) yang terkenal kritis ini. “Atas nama pemerintah dan selaku pribadi, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum menghadap Yang Maha Kuasa. Kita semua mengenal almarhum sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang punya prinsip, yang teguh, konsisten, dan kemudian terus berupaya untuk berkontribusi pada negaranya sejak era Bung Karno, era Pak Harto sampai akhir hayat beliau,” kata Presiden.
“Kita mengenal waktu beliau memimpin DKI Jakarta, banyak terobosan yang sangat berani yang semua ditujukan untuk membangun Jakarta. Pada saat-saat kemarin saya beberapa kali bertemu almarhum. Beliau tetap memegang prinsipnya, memberikan nasihat-nasihat, pandangan-pandangan kepada saya, soal kerangka bernegara Pancasila terutama ditegakkan dengan baik. Itulah kesan saya atas nilai-nilai yang ditinggalkan, dipancarkan oleh almarhum, dan marilah kita mendoakan almarhum dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Presiden, yang datang didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda, Menkeu Sri Mulyani, dan dua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.
Ali Sadikin, lahir di Sumedang, Jawa Barat, pada 7 Juli 1927. Ia meninggal dunia di Singapura, kemarin (20/5). Bang Ali, begitu almarhum akrab disapa, adalah pensiunan Letnan Jenderal KKO (Korps Komando Angkatan Laut) yang kini menjadi Marinir. Bang Ali ditunjuk menjadi Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Soekarno pada tahun 1966. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Laut, Menteri Perhubungan Laut Kabinet Kerja, Menteri Koordinator Kompartemen Maritim/Menteri Perhubungan Laut Kabinet Dwikora dan Kabinet Dwikora yang disempurnakan di bawah pimpinan Presiden Soekarno. Bang Ali menjadi gubernur yang sangat merakyat dan dicintai rakyatnya.
Jenasah Ali Sadikin dikebumikan siang ini, usai shalat dzuhur, di TPU Tanah Kusir Jakarta. (nnf)



