


Rabu, 21 Mei 2008, 14:31:01 WIB
Mensesneg:
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara, Hatta Rajasa, menilai pernyataan Wiranto di media massa yang meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memenuhi janji untuk tidak menaikkan BBM, menyesatkan. Karena itulah Hatta perlu menanggapinya. "Sangat tendensius dan bisa menyesatkan kalau tidak ditanggapi. Seakan-akan Presiden berjanji untuk tidak menaikkan harga BBM," kata Hatta, di Kantor Presiden, Rabu (21/5) siang.
Sebuah media cetak, edisi hari ini, menurunkan advetorial kunjungan Wiranto ke sebuah kelompok nelayan. Tulisan itu bertajuk Wiranto Masih Berharap SBY Penuhi Janji Soal BBM. Hatta menganggap pernyataan Wiranto itu menyesatkan. "Kalau tidak dijelaskan, iklan itu akan berlanjut, seakan-akan SBY melanggar janji," Hatta menjelaskan alasannya mengapa ia perlu melakukan konferensi pers.
Oleh karena itu, Mensesneg mengajak seluruh pihak untuk tetap santun dalam berpolitik. "Marilah kita berpolitik dengan beretika, supaya semua teduh. Enak kan? Diskusikan secara baik, lebih enak. Santun," tutur Hatta kepada para wartawan.
Ketika ditanya mengenai ada atau tidaknya rencana gugatan hukum, Hatta mengatakan hal tersebut tidak perlu dilakukan. "Yang penting beretika, santun dalam berpolitik," tegas Hatta. (mit)
