Berita Utama
Senin, 26 Mei 2008, 11:27:24 WIB
Presiden Buka Regional Investment Forum 2008
Pemerintah Dukung Kerjasama Investasi dengan Semua Pihak
Presiden SBY memberi sambutan pada pembukaan Indonesian Regional Investment Forum (IRIF) 2008, Senin (26/5) pagi, di di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. (foto: abror/presidensby.info)
Forum ini juga dihadiri tiga pemimpin tingkat dunia. Mereka adalah mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, Komisaris Utama Sima Darby, Tun Musa Hitam, dan CEO Khazanah Nasional, Dato Azman bin Mokhtar. Dalam IRIF 08 para pengusaha tersebut akan memaparkan secara langsung sukses usaha mereka di hadapan 1000 peserta dari kalangan investor dunia, pejabat pemerintah, pimpinan perusahaan dan para kepala pemerintahan daerah.
Menurut tuan rumah IRIF 08, Irman Gusman, IRIF memberikan inspirasi bagi seluruh pelaku bisnis. “Contoh nyata dari tangan pertama ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pelaku bisnis di Indonesia untuk mengembangkan usaha mereka sehingga akan membawa kepada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Hal ini sesuai dengan tujuan DPD-RI untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan proyek-proyek di daerah,” kata Irman dalam sambutannya.
Pada forum ini, para kepala daerah bersaing menawarkan 200 proyek di daerahnya kepada investor. “200 proyek itu meliputi sektor agribisnis, perkebunan dan biofuel, infrastruktur, minyak dan gas, pertambangan dan energi serta properti dan swasta,” papar Wakil Ketua DPD, yang juga Ketua Panitia Pengarah IRIF 08, ini.
Sementara itu, Presiden SBY mengungkapkan bahwa dunia saat ini sedang mengalami krisis pangan serta krisis energi. “Ini merupakan permasalahan global. Oleh karena itu, kita harus merumuskan solusi global untuk mencari energi alternatif dan mengembangkannya demi masa depan bangsa,” ujar SBY.
Presiden SBY percaya akan selalu ada peluang dalam setiap krisis yang dihadapi. “Indonesia bisa mengatasi krisis energi dan pangan di dunia, karena Indonesia memiliki potensi yang tidak terbatas. Kita memiliki bahan tambang, air, pertanian, tanah dan lain sebagainya. Dengan peraturan, teknologi dan kerjasama serta investasi yang tepat, krisis pangan dan energi di dunia dapat diatasi,” jelas Presiden.
Oleh karena itu, Presiden SBY mendukung seluruh pihak untuk melakukan kerjasama yang sehat di segala bidang. "Pemerintah mendukung semua pihak yang ingin melakukan kerjasama yang positif,” kata SBY.
Beberapa proyek infrastruktur yang ditawarkan kepada investor IRIF 08 itu, antara lain, pembangunan Penyulingan Minyak Bojonegara, jembatan Penajam-Balikpapan dan jembatan Batam-Bintan, terminal agribisnis Balaraja, bendungan Karian, jalan tol Colegon Bojonegoro, pelabunahn internasional Bojonegoro, pelabuhan Kaliwungu di Kendal dan Pelabuhan Maloy di Bandara Sangkimah di Kutai Timur.
Tampak hadir mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menhub Jusman Sjafii Djamal, Menneg BUMN Sofjan Djalil, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua KADIN MS. Hidayat, Gubernur BI Boediono, serta Jubir Presiden, Dino Patti Djalal. (mit)



