Berita Utama
Rabu, 28 Mei 2008, 11:50:23 WIB
SBY pada Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia
Kita Ingin Biaya Kesehatan Makin Terjangkau
Presiden SBY, didampingi Ibu Ani dan Menkes Siti Fadillah Soepari, berbincang dengan Ketua Umum IDI Fachmi Idris, usai peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia, di Istana Negara, Rabu (28/5) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Untuk mewujudkan itu, pemerintah menaruh pembangunan sektor kesehatan pada prioritas teratas. "Tentu kita mengenal Human Development Index, Quality of Life of the People. Kita juga mengenal Milleniun Development Goal's yang sebagian besar komponennya berkaitan dengan kesehatan. Kita memprioritaskan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan dan income rakyat kita, karena ketiga itu menjadi pilar dari kehidupan rakyat kita. Oleh karena itu, anggaran di bidang kesehatan ditingkatkan," Presiden SBY menjelaskan.
Pada tahun 2005, anggaran kesehatan sejumlah Rp 11.76 triliun, kemudian naik menjadi Rp 16.39 triliun pada tahun 2006. Tahun 2007 naik lagi menjadi Rp 22.12 triliun pada tahun 2007. "Pada tahun 2008 ada penghematan, karena mengencangkan ikat pinggang," ujar Presiden.
Selain usaha-usaha pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tersebut, Presiden SBY juga mengimbau seluruh anggota IDI untuk menjalankan Trias Peran mereka. Yakni, meningkatkan kepedulian, empati serta kesetiakawanan sosial serta terus meningkatkan profesionalitas dan kapabilitas para dokter dan tenaga kerja. "Kita harus setara dengan dokter dan tenaga kesehatan dari negara manapun. Kalau mereka bisa, kita juga bisa. Saya ingin saudara-saudara memiliki profesionalitas dan kapabilitas yang sama. Saya yakin anda bisa. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang tolong terus diaplikasikan. Digunakan kemajuan IT dan Iptek dalam dunia kedokteran dan kesehatan masyarakat secara umum," Presiden menambahkan.
Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menkes Siti Fadillah Soepari, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi SIlalahi serta Jubir Presiden Dino Patti Djalal. (mit)



