Berita Utama

Presiden Rapat Bersama Wantimpres

Presiden SBY memimpin rapat dengan Wantimpres di Kantor Presiden, Jumat (30/5) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY memimpin rapat dengan Wantimpres di Kantor Presiden, Jumat (30/5) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres hari Jumat (30/5) siang mengadakan rapat pleno bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menteri-menteri terkait, di Kantor Presiden. Rapat yang berlangsung hingga sore ini dihadiri kesembilan anggota Wantimpres, yaitu Ali Alatas (Bidang Hubungan Internasional), Prof. Dr.Emil Salim (Bidang Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan), Rahmawati Soekarnoputri, SH (Bidang Politik), Dr.Syahrir,SE (Bidang Ekonomi), K.H. Ma’ruf Amin (Bidang Kehidupan Beragama), Dr.T.B.Silalahi, SH (Bidang Pertahanan Keamanan), Dr. Adnan Buyung Nasution, SH (Bidang Hukum), Prof. S.Budi Santoso (Bidang Sosial Budaya), Prof.Dr.Ir.Radi A.Gani (Bidang Pertanian).

Sedangkan para menteri yang hadir adalah Menkopolhukam Widodo A.S, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Mentan Anton Apriyantono, Menkeu Sri Mulyani, Menkum HAM Andi Mattalata, Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan Kapolri Jend.Pol.Sutanto.

Kepada wartawan usai mengikuti rapat pleno, Mensesneg Hatta Rajasa mengatakan bahwa rapat pleno ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan ketahanan energi. "Bagaimana meningkatkan ketahanan energi dan ketahanan pangan kita, termasuk di dalamnya meningkatkan kapasitas produksi, bagaimana konsentrasi kepada lahan-lahan yang sangat produktif," kata Hatta.

"Di bidang energi, dalam situasi krisis energi seperti sekarang, kemungkinan akan sangat sulit untuk mengembalikan harga-harga seperti dulu tahun 2006. Karena itu Indonesia harus meningkatkan ketahanan energi, bukan hanya penghematan, tapi juga terkait dengan diversifikasi energi, seperti geothermal, energi angin dan lain-lain. (nnf)