Berita Utama

Pembukaan Pekan Raya Jakarta 2008

SBY: Kita Akan Terus Kembangkan Ekonomi Kreatif

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Kamis (12/6) malam di Arena Pekan Raya Jakarta, membuka Jakarta Fair 2008 yang diadakan bersamaan dengan peringatan hari jadi ke-481 Kota Jakarta. Presiden menilai penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta semakin baik, makin rapih, terorganisasi dan menarik. Tahun 2005 peserta 883 dengan nilai transaksi sekitar Rp 477 miliar, tahun 2006 peserta 1227 tranksaksi Rp 560 miliar. Tahun 2007 meningkat tajam, peserta 1500 dengan transaksi mencapai Rp 1,7 triliun.

Atas perkembangan tersebut, Presiden SBY memberi penghargaan yang tinggi kepada penyelenggara dan seluruh peserta PRJ."Di tengah-tengah kita menghadapi kesulitan ekonomi saat ini, sebagaimana pula yang dihadapi bangsa-bangsa lain, kita terus berkreasi untuk meningkatkan ekonomi kesejahteraan rakyat melalui PRJ ini," ujar Presiden dalam sambutan pembukaan.

Pemerintah, ujar Presiden SBY, terus menggalakkan agar ekonomi kreatif dan industri kreatif terus berkembang. Dalam empat tahun terakhir, sektor ini tumbuh rata-rata sekitar 6,3 persen. Perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi kreatif berjumlah 2,2 juta unit dengan serapan tenaga kerja sekitar 5,4 juta orang. Kontribusi ekspor mencapai Rp 81,5 triliun. "Kita akan terus mengembangkan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif tentu bukan hanya handycraft, tapi juga musik, film, fashion, desain, dan berbagai produk lainnya. Produk budaya yang kesemuanya dengan seni dan kreativitas yang tinggi dipadukan dengan teknogi yang tinggi menjadi produk ekonomi kreatif." Presiden SBY menjelaskan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Jakarta Fair 2008, Hartati Murdaya, mengatakan saat ini jumlah peserta di atas 2 ribu perusahaan. Seluruh arena telah penuh peserta pameran dengan target perkiraan pengunjung 3 juta orang. "Semoga Jakarta Fair ini bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," kata Hartati.

Jakarta Fair 2008 bertema `Melalui Jakarta Fair Marilah Kita Saling Mengisi, Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia' berlangsung dari 12 Juni hingga 13 Juli. Acara yang disajikan, antara lain, multi produk dari UKM, pentas musik, kembang api, dan taman budaya kesenian daerah dari seluruh tanah air.

Usai peresmian, Presiden SBY menyaksikan operet berjudul Indonesia yang dimainkan, antara lain, Titiek Puspa, Harvey Malaiholo, Rio Febrian, dan Elfas Singers. Tampak hadir mendampingi Presiden, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendag Mari E.Pangestu, Menbudpar Jero Wacik, Panglima TNI Djoko Santoso, Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Gubernur DKI Fauzi Bowo, dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. (win)