Berita Utama

Pesta Kesenian Bali Dibuka

Diikuti Seniman 22 Daerah dan 14 Negara

Presiden SBY memukul kulkul sebagai tanda dibukanya Pesta Kesenian Bali, di Puputan Margarana, Renon, hari  Sabtu (14/6) sor. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memukul kulkul sebagai tanda dibukanya Pesta Kesenian Bali, di Puputan Margarana, Renon, hari Sabtu (14/6) sor. (foto: abror/presidensby.info)
Denpasar:Dengan mengenakan pakaian adat Bali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Sabtu (14/6) sore menghadiri pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) di Puputan Margarana, Renon, persis di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali. Secara resmi PKB ke-30 Tahun 2008 dibuka Presiden SBY, ditandai dengan pemukulan kulkul, alat musik khas Bali, disambut riuh redah berbagai macam alat musik Bali.

Sebelumnya, Gubernur Bali, Dewa Beratha melaporkan, Pesta Kesenian Bali ke-30 Tahun 2008 bernuansa lebih spesial karena berkaitan dengan Tiga Dasa Warsa PKB, HUT ke-50 Pemerintah Daerah Bali, 100 Tahun Kebangkitan Nasional, dan Visit Indonesia Year 2008. "Tema PKB 2008 adalah Citta Wretti Nirodha yang berarti Pengendalian Diri Menuju Keseimbangan dan Keharmonisan," kata Dewa. "Tema ini bermakna untuk mendorong para seniman untuk berapresiasi sedemikian rupa sehingga hasil karyanya bisa memberi motivasi kepada masyarakat," lanjutnya.

"PKB 2008 masih menyajikan lima materi pokok yaitu pawai, pagelaran, parade, sarasehan, dan pameran. Selain diisi para seniman asal Bali, PKB juga diramaikan perwakilan 22 daerah luar Bali seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Makassar, serta 14 negara sahabat antara lain Amerika Serikat, India, Jepang, dan Korea," ujar Dewa.

Presiden SBY menegaskan bahwa PKB harus tetap diselenggarakan setiap tahun. "Ini merupakan lambang perwujudan kecintaan kita terhadap budaya Indonesia. Dengan PKB dunia makin mengetahui Bali, the Island of God yang tinggi nilai budayanya, kuat agamanya, dan tinggi spiritualitasnya," tegas SBY. Setelah 30 tahun, Presiden SBY mengakui bahwa PKB makin baik, meriah, dan besar. "Atas nama negara saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada gubernur, bupati, walikota, budayawan, usahawan, pemuka agama, dan masyarakat yang telah mampu menyelenggarakan PKB," serunya.

Pawai kesenian menyuguhkan kesenian dari delapan kabupaten dan satu kotamadya. Kabupaten Jembrana menampilkan Seni Kuntulan, Joged Bumbung dan Joged Kolaborasi. Kabupaten Karangasem menampilkan Rejang Asak , Gebug Ende, dan Cakepung. Kabupaten Buleleng menyuguhkan Rerejangan, Suline, dan Tari Nelayan Masal. Sementara Kabupaten Bangli menampilkan Rejang Wasra, Tari Sekar Sandat, dan Barong Beruntuk. Kabupaten Klungkung menampilkan Baris Jangkang, Barong Kidingkling, dan Topeng Sidakarya.

Kabupaten Gianyar menampilkan Baris Tamiang, Legong Keraton, dan Kecak. Kabupaten Tabanan menampilkan Sanghyang Memedi, Barong Bangkal dan Tektekan serta Okokan. Kabupaten Badung menampilkan Rejang Dewa, Baris Poleng dan Garapan Seni Lingkungan Pantai. Kota Denpasar menampilkan Baris Cina, Seni Multi Etnis dan Tari Sekar Jempiring.

PKB 2008 berlangsung dari tanggal 14 Juni hingga 12 Juli 2008. Bersama ribuan masyarakat Pulau Dewata dan juga para wisatawan mancanegara, Presiden SBY dan Ibu Ani amat menikmati berbagai pertunjukan yang disuguhkan. (osa)