Berita Utama
Senin, 16 Juni 2008, 10:36:25 WIB
Kaum Perempuan Kaltim Diharap Jadi Penggerak Pemberdayaan Masyarakat
Balikpapan: Ibu Ani Bambang Yudhoyono berharap kaum perempuan di Kalimantan Timur yang masuk katagori berdaya dapat menjadi motor penggerak, pusat magnet dan agen pemberdayaan masyarakat. "Ajak masyarakat untuk menjadi berdaya dan peka terhadap lingkungan sekitar," kata Ibu Ani saat memberikan pengarahan kepada Dharma Wanita, PKK, Organisasi Wanita dan Koalisi Perempuan se-Provinsi Kalimantan Timur, serta Organisasi Istri di lingkungan TNI dan Polri, di Auditorium Balaikota Balikpapan, Senin (16/6) pagi."Ibu-ibu yang ada di sini beruntung karena sudah termasuk dalam katagori kaum perempuan yang berdaya. Kita harus mensyukuri itu, karena masih banyak masyarakat yang belum berdaya," ujar Ibu Ani. "Tanda manusia yang tidak berdaya adalah jiwanya gelap, selalu berpikir negatif, sikapnya pesimis, tidak percaya diri, dan tidak tahu apa yang haruskan dilakukan," Ibu Ani menjelaskan.
Ibu-ibu berdaya, menurut Ibu Ani harus dapat meningkatkan kualitas hidup kaum perempuan dan anak-anak. "Tidak ditabukan kaum perempuan untuk bekerja, tetapi harus tetap memperhatikan keluarga. "Saya berharap ibu-ibu dapat menggerakkan dan memberikan penyuluhan kepada warga bagaimana cara mendidik anak," lanjutnya.
Ibu Ani mengaku terkejut mengetahui bahwa di Kalimantan Timur sudah terimbas narkoba. "Saya mendukung kegiatan gerakan kaum perempuan Kaltim yang melakukan jaringan waspada terhadap narkoba. Lakukan terus pengawasan melekat kepada anak kita agar tidak terkena narkoba. Libatkan juga Karang Taruna untuk melakukan pengawasan," Ibu Ani menerangkan.
"Saya juga berharap kaum perempuan Kaltim dapat memberikan penjelasan tentang kebijakan-kebijakan pemerintah," kata Ibu Ani. Ibu Ani kemudian menjelaskan tentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM dan upaya pemerintah meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga BBM.
"Perempuan se-Kalimantan Timur bulatkan tekad dan satukan langkah untuk membangun negeri kita. Jangan sia-siakan kesempatan emas yang ada untuk mengubah masa depan kita. Mari singsingkan lengan baju untuk menyejahterakan anak cucu. Rukunlah selalu bangsaku, hidup dalam damai tanah air kita. Kibarkan panji Merah Putih untuk selamanya. Berbuatlah yang terbaik," seru Ibu Ani mengakhiri pidato pengarahannya.
Dipandu Ketua Dharma Wanita Provinsi Kalimantan Timur yang juga istri Gubernur Kaltim, Helena Nontje Ngayoh, Ibu Ani melakukan dialog dengan kaum perempuan Kaltim yang hadir. Mendampingi Ibu Ani antara lain, Murniati Widodo A.S., Erna Witoelar, dan Rossi Anton Apriyantono. Selanjutnya rombongan Ibu Ani menuju Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur untuk melakukan penanaman pohon. (osa)



