Berita Utama
Senin, 16 Juni 2008, 14:56:20 WIB
Anggaran untuk Pertahanan, Pendidikan dan Kesehatan Tiap Tahun Meningkat
Presiden SBY memberi keterangan kepada wartawan, hari Senin (16/6) siang, di atas KRI dr.Soeharso 990 di perairan Selat Makassar. (foto: abror/presidensby.info)
"Namun peningkatan ini tidak selalu dapat kita laksanakan secara signifikan. Adakalanya karena persoalan ekonomi dalam negeri, seperti sekarang ini. Harga minyak, harga pangan yang mengalir dari tingkat global, maka kita melakukan penyesuaian anggaran, termasuk anggaran pertahanan kita," kata Presiden.
"Sebenarnya secara nominal terus naik.Tahun 2005 anggaran pertahanan kita Rp 23 trilyun, tahun 2008 Rp 36 trilyun. Naik, meskipun secara rasio anggaran pertahanan terhadap APBN dan terhadap PDB untuk Indonesia ukurannya relatif kecil. Oleh karena itu sekarang sedang kita susun dan masih akan kita bicarakan dengn DPR-RI menyangkut anggaran tahun 2009. Tetapi kalau ada kenaikan anggaran, kita pastikan harus digunakan untuk melanjutkan modernisasi dan pembangunan kekuatan, terutama yang berkaitan dengan alat persenjataan utama kita, sesuai ddengan prioritas yang ditetapkan," kata Presiden.
Mengenai besaran kenaikannya, Presiden belum bisa menyebutkan jumlahnya. "Saya belum bisa mengatakan naiknya berapa, kemudian untuk apa saja, karena harus kita lihat secara utuh struktur APBN 2009. Kemudian kita cocokkan dengan yang menjadi prioritas TNI sendiri, pertahanan kita, dan harus kita bahas bersama dengan DPR RI. Tapi Insya Allah tiap tahun akan kita lakukan anggaran pertahanan kita," jelas Presiden. (nnf)



