Berita Utama
Rabu, 25 Juni 2008, 11:36:02 WIB
Presiden Serahkan Penghargaan Penerapan SMK3
Presiden SBY menyerahkan penghargaan atas komitmen terhadap Penertapan SMK3 kepada Gubernur Jatim Imam Utomo, di Istana Negara, Rabu (25/6) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Pagi ini, Presiden SBY menyerahkan penghargaan kepada 7 perusahaan, 12 negara sahabat, 12 Departemen dan Kementerian Negara Kabinet Indonesia Bersatu, 3 provinsi, 3 kota, dan 2 kabupaten yang berhasil menerapkan SMK3. Perusahaan yang menerima penghargaan, antara lain, PT. Epson Batam, PT. Vetco Gray Indonesia, dan PT. Bintang Toedjoe. Jepang, Amerika Serikat, dan Republik Korea termasuk dalam 12 negara sahabat penerima penghargaan SMK3 ini.
Sementara Departemen/Kementerian Negara Kabinet Indonesia Bersatu yang menerima penghargaan, antara lain, Departemen Dalam Negeri, Departemen Perindustrian, dan Departemen Perdagangan. Sedangkan Provinsi, Kota, dan Kabupaten yang menerima penghargaan SMK3 dari Presiden SBY diantaranya, Provinsi DKI Jakarta, Kota Surabaya, dan Kabupaten Asahan.
Menurut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno, dalam laporannya menjelaskan, International Labour Organization (ILO) merilis data bahwa terjadi 270 juta kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja setiap tahun di seluruh dunia dengan kerugian sekitar 1,25 triliun dolar AS. “Berdasarkan data kecelakaan tersebut, maka telah ditetapkan tanggal 28 April sebagai Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia. Tujuan ditetapkannya hari tersebut adalah untuk perhatian, baik nasional maupun internasional, dalam rangka peningkatan kualitas keselamatan dan kesehatan kerja (K3 sebagai budaya serta membudayakan K3 dalam setiap kehidupan sehari-hari,” kata Erman.
“Data yang ada di Indonesia, kecelakaan kerja setiap tahun mengalami penurunan. Tahun 2006 kecelakaan kerja yang terjadi lebih kurang 95 ribu, kemudian tahun 2007 turun menjadi 65 ribu. Insya Allah tahun 2008 dapat ditekan lagi. Hal ini memang menjadi perhatian pemerintah di dalam konteks peningkatan K3 untuk peningkatan mutu dan produktivitas kerja,” lanjut Erman.
Atas nama negara dan pemerintah, Presiden SBY mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan atas prestasi mereka dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. “Semoga apresiasi yang diberikan pemerintah kepada saudara-saudara dapat meningkatkan kinerja di waktu yang akan datang sehingga secara nasional keselamatan dan kesehatan kerja kita akan semakin baik dari tahun ketahun,” pesan SBY.
“Kebijakan yang kita tempuh menyangkut dunia ketenagakerjaan dan dunia usaha adalah kita ingin terus meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para pekerja kita sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan dunia usaha di Indonesia. Kita juga ingin memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita yang masih menganggur agar mereka bisa bekerja. Dua-duanya penting, memeliharan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta meningkatkan lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi,” ujar Presiden SBY.
Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Mendagri Mardiyanto, Mendag Mari E. Pangestu, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Dubes Jepang Koijiro Shiojiri, Dubes Amerika Serikat Cameron R. Hume, Gubernur Jawa Timur Imam Utomo, dan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto. (osa)



