Berita Utama
Rabu, 25 Juni 2008, 12:39:36 WIB
SBY: "Mari Hindari Cara Memperjuangkan Kepentingan Politik yang Merusak"
Presiden SBY saat menyampaikan sambutan penyerahan Penghargaan Atas Komitmen Penerapan SMK3, di Istana Negara, Rabu (25/6) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan empat seruan dan ajakan. Pertama, jaga keamanan dan ketertiban publik dan masyarakat. ”Jaga keamanan dan ketertiban di Jakarta, di kota-kota besar lainnya, bahkan di seluruh Indonesia. Kalau keamanan dan ketertiban publik kita terguncang, mengalami keadaan yang tidak baik apalagi buruk, pasti berpengaruh pada ekonomi, dunia usaha, dan investasi,” kata SBY.
Bertahun-tahun kita membangun iklim investasi dan usaha untuk kepentingan semua. "Kalau tiba-tiba kita tidak pandai menjaga bersama-sama, yang menderita rakyat kita. Kita punya pengalaman yang pahit sepuluh tahun yang lalu karena keadaan seperti itu, akhirnya yang menderita rakyat kita, bukan satu dua orang atau satu dua kelompok saja,” ujar SBY.
Kedua, Presiden SBY mengajak agar kepentingan politik dapat diperjuangan secara benar. ”Pemilu sudah dekat, bulan depan bahkan sudah mulai kampanye Pemilu Legistalif dengan aturan-aturan tertentu yang akan dikeluarkan KPU. Gunakan mekanisme proses dalam memperjuangkan kepentingan politik itu dalam tatanan demokrasi yang sehat. Sehingga kompetisinya pun akan sehat. Bila kompetisinya sehat, tidak mengganggu ketenteraman hidup. Mari kita cegah, kita hindari cara memperjuangkan kepentingan politik yang akhirnya merusak apalagi disertai kekerasan-kekerasan. Itu keluar dari etika dan moral kita berpolitik,” Presiden SBY menegaskan.
Seruan dan ajakan Presiden SBY yang ketiga ditujukan bagi jajaran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. ”Menghadapi tahun-tahun yang penuh tantangan politik, marilah kita tetap beronsentrasi, tetapi gigih untuk menjalankan semua kebijakan dan program untuk kepentingan rakyat Indonesia. Jangan tinggalkan tugas pokok kita sebagai pejabat pemerintah karena kepentingan-kepentingan politik tertentu. Kita harus bisa membagi waktu dengan tetap mengutamakan melayani rakyat. Menjalankan tugas pemerintahan menduduki peringkat dan prioritas yang utama,” SBY menjelaskan.
”Keempat, kepada seluruh rakyat Indonesia, mari kita jaga persatuan bangsa. Mari kita terus membangun negeri yang kita cintai ini bersama-sama. Pemerintah akan terus berupaya mengatasi setiap persoalan yang ada, termasuk persoalan ekonomi sekarang ini. Akan terus membangun sektor kehidupan dan akan berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata SBY.
"Kita memiliki optimisme dan pikiran-pikiran yang positif. Ketika ada masalah, justru kita harus bersatu dan bukan bercerai-berai. Saya yakin dengan ridho Allah bila empat hal ini kita jalankan bersama maka negeri kita akan bisa mengatasi gonjang ganjing perekonomian ataupun gejolak sosial politik yang mengalir dari perkembangan situasi di dunia ini," tandas Presiden SBY. (osa)



