Berita Utama

Peran Aparat, Abdi Negara dan Abdi Rakyat

Presiden SBY bersama aparat pada pameran inovasi pelayanan publik, di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta hari Jumat (27/6)pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY bersama aparat pada pameran inovasi pelayanan publik, di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta hari Jumat (27/6)pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Peran aparatur negara ada dua macam, yaitu menjadi abdi negara dan menjadi abdi rakyat. Menjadi abdi negara, berarti memiliki tugas dan kewajiban untuk mengelola kehidupan bernegara berdasarkan konstitusi dan semua peraturan yang berlaku agar negara ini tegak. Demikiian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika membuka Pameran Inovasi Pelayanan Aparatur Negara, di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jumat (27/6) pagi.

Sedangkan sebagai abdi rakyat, lanjut SBY, berarti melakukan semua hal untuk kebaikan rakyat kita. "Misalnya kepolisian sebagai aparatur negara. Menurut Undang Undang Dasar 1945, di dalam pasal 30 sangat gamblang dinyatakan bahwa kepolisian mengemban tiga tugas pokok. Pertama, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kedua mengayomi dan melindungi masyarakat. Ketiga, menegakkan hukum," jelas SBY.

Ketiga tugas tersebut sangat penting untuk dijalankan. "Oleh karena itu, mereka bekerja siang dan malam secara sungguh-sungguh untuk menjaga keamanan dan keteriban masyarakat. Itu memang amanat UUD 1945. Kalau kepolisian kita mencegah dan melakukan penertiban atas unjuk-unjuk rasa yang merusak dan anarkis, itu juga amanat UUD 1945. Bukan kepolisian cari-cari kerja. Itu tugas, amanah yang harus dijalankan," papar SBY kepada seluruh tamu undangan.

Selain itu, Presiden SBY juga mengingatkan kembali bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2009 semakin dekat, dan bagi seluruh aparat negara, tugas mereka juga semakin berat. "Ada saja yang melakukan cara-cara yang merusak agar tujuannya dapat tercapai. Tetap tegar. Ayo lindungi masyarakat dan tegakkan hukum. Tetaplah di depan dan beri pelayanan sesuai amanah UUD 1945," kata SBY.

Menurut Presiden, semakin ke depan, pemerintah Indonesia memiliki birokrasi dan tata pemerintahan yang semakin baik. Karena, menurut SBY, dengan adanya birokrasi dan tata pemerintahan yang semakin baik, maka korupsi akan terus dapat diturunkan, rakyat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, ekonomi juga akan tumbuh dan berkembang, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan, lanjutnya.

Usai memberikan sambutan, Presiden SBY, didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono meninjau pameran. Presiden beserta seluruh rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 11.25 WIB. (mit)