Berita Utama

Presiden Buka Harganas di Jambi

Dari Keluarga Baik menuju Masyarakat Baik

Jambi: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Minggu (29/6) siang di Gelanggang Olahraga Paduka Berhala, Tanjung Jabung Timur (TJT) Jambi, membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XV,sekaligus membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) V . Saat tiba di tempat acara Presiden SBY beserta rombongan disambut tarian kolosal selamat datang yang dimainkan penuh semangat dan semarak 600 pelajar dengan berpakaian adat, serta sekitar 50 ribu undangan dan masyarakat yang tumpah ruah memenuhi GOR termasuk Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin melaporkan, kondisi keamanan masyarakat Jambi sangat kondusif karena ini adanya kordinasi yang baik antara seluruh Muspida dan stake holder yang ada di Jambi. " Fokus pelaksaanaan pembangunan saat ini adalah pendidikan, kesehatan, revitalisasi pertanian, kehutanan dan limgkugan hidup," kata Zulkipli.

Sementara Mendagri Mardinyanto menyatakan, pertimbangan menjadikan Tanjung Jabung Timur sebagai tuan rumah Harganas dan BBGRM yakni sebagai salahsatu kabuapten pemekaran yang semula termasuk daerah tertinggal, tapi dalam kurung waktu 9 tahun mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Di sisi lain, lanjutnya, beberapa prestasi yang dicapai, baik lomba Posyandu, PKK, keluarga sejahtera, cukup membanggakan.

Pelaksanaan BBGRM ini tambah Mardiyanto, dalam upaya lebih menggelorahkan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan yang dijadikan sebagai gerakan nasional, sedangkan Harganas dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga sehingga melalui keluarga yang berkualitas akan melahirkan kehidupan masyarakat yang berkualitas pula.

Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa Harganas sangat mudah diartikan, dari keluarga yang baik menuju masyarakat yang baik, dari masyarakat yang baik menuju bangsa yang baik. "Mari kita wujudkan keluarga berencana untuk mencapai bahagia dan sejahtera. Secara nasional, kalau keluarga kita terkelola dengan baik, perkembangannya, pertumbuhannya, maka ekonomi kita akan mendukung dengan baik pula. Sumber daya alam tidak akan terkuras secara berlebihan, dan akhirnya kehidupan bangsa ini akan lebih baik pula," kata Presiden.

Sedangkan BBGRM, tambah Presiden, sangat penting pula diperingati di tengah -tengah globalisasi saat ini, " Jangan karena globalisasi nilai dan perilaku gotong royong dan solidaritas jadi hilang," tambahnya. Usai memberikan sambutan, Presiden SBY didampingi Mendagri Mardiyanto, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, memukul kentongan sebagai tanda dibukanya Harganas XV dan BBGRM V Tahun 2008, sekaligus peresmian Jembatan Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Gelanggang Olahraga Paduka Berhala TJT.

Sebelumnya dilakukan penyerahan secara simbolis KUR oleh Dirut BRI senilai Rp 85.793 milyar untuk 9.995 debitur, Direktur UKM BNI Syariah menyerahkan KUR senilai Rp. 25,671 milyar untuk 265 debitur, dan Dirut Bank Mandiri menyerahkan Rp. 5,32 milyar untuk 34 debitur.

Diserahkan pula Piagam Penghargaan kepada 22 tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) oleh Ibu Hj. Effi Mardiyanto selaku ketua Tim PKK, serta penghargaan BKKBN berupa Manggala Karya kencana untuk 53 orang, Dharma Karya Kencana 12 orang, dan Wira Karya Kencana untuk 4 orang yang diserahkan langsung kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarif.

Kemudian dilakukan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang disematkan langsung Presiden SBY kepada Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Sarolangun, Walikota Cilegon dan Ketua Tim PKK Kabupaten Kerinci Jambi. Presiden juga menyerahkan bantuan PNPM tahun 2008 untuk Propinsi Jambi senilai Rp. 123 miliar kepada Gubernur Jambi dan Paket bantuan sembako sebanyak 5 ribu paket kepada 2 orang perwakilan Arimin (petani) dan Ibu Maide.

Acara yang sangat semarak ini juga dihadiri Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Mensos Bachtiar Chamsyah, Mentan Anton Apriyantono, Seskab Sudi Silalahi, dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. (win)