Berita Utama

Presiden Jadi Inspektur Upacara Hari Bhayangkara ke-62

Presiden SBY, sebagai Inspektur Upacara, memeriksa barisan pada upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-62, di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (1/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY, sebagai Inspektur Upacara, memeriksa barisan pada upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-62, di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (1/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono menghadiri upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-62, di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/7) pagi. Presiden SBY bertindak sebagai Inspektur Upacara. Di dalam acara yang dihadiri sekitar 5.441 tamu undangan ini, Wapres Jusuf Kalla serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan hampir seluruh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu juga hadir mendampingi SBY.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB. Sebagai Inspektur Upacara, Presiden SBY memeriksa seluruh Pasukan Kepolisian yang hadir di dalam upacara tersebut. Disusul dengan mengheningkan cipta dan pengucapan Tri Brata.

Pada kesempatan itu, Presiden SBY, melalui Keputusan Presiden RI No.13/Tanda Kehormatan/2008, menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga orang anggota kepolisian yang telah memberikan pengabdiannya kepada Polri. Mereka adalah Kombes Pol. Drs, Johan Angello Sumampouw (Kepala Unit II Direktorat III/Corruption and White Collar Crime Bareskrim Polri), AKP Budiyono (Panit A 1.2 Dit A Badan Intelkam dan Keamanan Polri), dan Aiptu I Nyoman Putra (Kepala Kamar Mesin Kapal Klas B Satrolnus Direktorat Polisi Air Polri).

Kepada mereka yang mendapatkan penghargaan, Presiden SBY mengucapkan selamat dan terima kasih yang setinggi-tingginya. “Semoga kalian dapat terus meningkatkan peran dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Presiden SBY di dalam acara yang bertemakan ”Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Kita Lanjutkan Pembangunan Polri yang Profesional dan Dipercaya Masyarakat”.

Berkaitan dengan tema yang diangkat oleh Polri, Presiden SBY memandang bahwa tema yang diangkat sangat relevan. “Pada tahun ini, kita memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional dann sekaligus 10 tahun Reformasi Indonesia. Oleh karena itu, saya memandang tepat tema yang diangkat dalam Hari Bhayangkara ke-62 ini. Wujudkan secara nyata tema ini dalam embanan tugas jajaran Polri ke depan,” kata Presiden SBY.

Usai memberikan sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan lagu berjudul Save Our Planet karya Presiden SBY yang dinyanyikan oleh 5 Polwan pilihan yang tergabung di dalam grup “Diva Bharanita”.

Tepat pada pukul 09.30 WIB, acara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-62 dimulai. Yaitu atraksi polisi dalam mengatur lalu lintas, mengatasi kerusuhan kampanye serta mengatasi aksi terorisme. Semua aksi tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan dikemas dengan profesional, sehingga para tamu undangan merasa seperti berada di tengah-tengah lokasi kejadian.

Setelah itu 200 siswa siswi SMP dari Sukabumi dan 300 siswa siswi SMU dari DKI Jakarta yang tergabung di dalam PKS (Patroli Keamanan Sekolah) memperagakan gerakan senam pagi yang berjudul Melangkah Pasti. Alunan lagu Poco-poco yang dikombinasikan dengan 12 macam gerakan-gerakan dasar dalam mengatur lalu lintas menjadi senam pagi yang menyenangkan.

Setelah seluruh atraksi dipertontonkan, Presiden SBY didampingi oleh Kapolri Jend. Sutanto dan beberapa mantan Kapolri menerima defile dari seluruh pasukan Kepolisian Republik Indonesia.

Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden SBY menerima laporan dari Komandan Upacara. ”Terima kasih, rangkaian upacara telah berjalan tertib dan semangat, bubarkan,” kata SBY kepada Inspektur Upacara. (mit)