Berita Utama

Presiden:

Polri Harus Beri Pelayanan dan Perlindungan Kepada Masyarakat

Presiden SBY tengah memeriksa barisan pada upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-62 di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (1/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY tengah memeriksa barisan pada upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-62 di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (1/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Sesuai amanah UUD 1945, Polri mengemban tiga tugas utama. "Kesemuanya ini berkaitan dengan sendi-sendi kehidupan masyarakat yang paling hakiki. Yaitu, keadilan, ketenteraman, dan rasa aman yang amat didambakan oleh rakyat kita," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-62, di Silang Monas Selatan, Jakarta, Selasa (1/7) pagi.

Ketiga tiga tugas utama Polri tersebut adalah, pertama, menegakkan hukum. Kedua, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Dan ketiga, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Di dalam penegakan hukum, Presiden SBY berpendapat bahwa ragam dan kualitas kejahatan di dunia semakin meningkat karena pengaruh derasnya mobilitas manusia, informasi, dan kecanggihan teknologi yang hadir dalam era globalisasi. “Oleh karena itu, jajaran Polri dengan kemampuan yang makin handal, saya minta terus secara intensif dan gigih melawan dan memberantas kejahatan-kejahatan itu, mulai dari illegal logging, korupsi, sampai pada kejahatan transnasional, termasuk terorisme dan narkotika,” SBY menegaskan.

Sementara itu, di dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Presiden berharap bahwa kondisi kehidupan masyarakat menjadi aman, tertib, dan patuh hukum agar roda pemerintahan serta kegiatan ekonomi dan dunia usaha dapat dijalankan dengan baik. “Oleh karena itu, kepada segenap jajaran Polri saya minta terus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, mencegah terjadinya benturan fisik antar komunitas serta mencegah terjadinya huru-hara, kerusuhan dan unjuk rasa yang anarkis,” ujar SBY.

Sedangkan dalam upaya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, Presiden SBY berharap Polri terus memberikan pelayanan yang tsemakin meningkat. “Berikan pelayanan pada lalu lintas umum, pengurusan berbagai perizinan termasuk kartu identitas, penyelamatan warga masyarakat yang mengalami kecelakaan atau musibah bencana dan perlndungan penduduk dari berbagai aksi kejahatan, kerusuhan dan tindakan-tindakan yang anarkis,” kata SBY.

Presiden SBY menyadari bahwa tantangan Polri untuk melaksanakan tugas-tugasnya sebagaimana amanah UUD 1945 tidaklah ringan. Tugas-tugas itu pun harus dilakukan penuh tanggung jawab, kehormatan, dan ketegaran. ”Sering pengorbanan dan kerja keras saudara kurang mendapatkan pengakuan dan apresiasi. Hal itu tidak perlu dirisaukan. Kritik yang fair dan membangun dari masyarakat, terimalah dengan baik untuk kepentingan koreksi dan penyempurnaan diri. Selebihnya, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Bertindaklah secara profesional dan proporsional dan tetap dalam koridor hukum,” Presiden SBY menjelaskan.

Tampak hadir mendampingi Presiden SBY, antara lain, Wapres Jusuf Kalla, Menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta perwakilan dari Kedutaan Besar negara-negara sahabat. (mit)