Berita Utama

Presiden Resmikan Proyek-proyek Infrastruktur

Presiden SBY, didampingi Menneg ESDM, Menteri PU, dan Menneg Pera, memencet tombol tanda diresmikannya proyek-proyek infrastruktur, di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kaltim, Jumat (4/7) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Menneg ESDM, Menteri PU, dan Menneg Pera, memencet tombol tanda diresmikannya proyek-proyek infrastruktur, di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kaltim, Jumat (4/7) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Kutai Kertanegara: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan proyek-proyek infrastruktur Departemen Energi dan Sumberdaya Manusia serta Departemen Pekerjaan Umum di Desa Senipah, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Jumat (4/7) siang. Pada kesempatan itu, Presiden juga menyaksikan penyerahan bantuan langsung masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan Kredit Untuk Rakyat (KUR).

Dalam sambutannya, Pejabat Gubernur Kaltim Tarmizi A. Karim mengatakan bahwa proyek-proyek di bidang energi dan kelistrikan sangat dinantikan masyarakat Kaltim. Sedangkan Menneg ESDM Purnomo Yusgiantoro menjelaskan bahwa proyek-proyek yang diresmikan dan ditandatangani Presiden SBY ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan ketersediaan tenaga listrik dan gas bumi dalam negeri.

Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan, pembangunan sektor energi dan kelistrikan ini merupakan bagian dari program listik 10 ribu megawatt. Sedangkan untuk bantuan PNPM Mandiri dan KUR, Presiden mengingatkan untuk digunakan secara tepat dan harus sampai kepada sasaran. “Jangan dikurangi. Kita semua perlu mengawasi penggunaannya,” kata SBY.

Proyek-proyek yang diresmikan dan prasastinya ditandatangani Presiden tersebut ada 10 proyek. Antara lain, Lapangan Gas dan Kondensat Sisi-Nubi Total E&P Indonesie dan Inpex di Kabupaten Kutai Kertanegara, Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kv Embalut-Tenggarong, dan dua unit gardu induk PLN. Kemudian pembangunan Bendungan Manggar di Balikpapan dan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kabupaten Nunukan.

Sebelumnya, Presiden SBY menyaksikan penandatanganan empat kontrak sektor kelistrikan. Yakni, PLTU 3 Bangka Belitung, PLTU 2 Papua, PLTU Kalimantan Selatan, dan PLTU Sulawesi Selatan.

Selain itu, Presiden juga menyaksikan penyerahan KUR dari BRI (Rp 85, 87 miliar), Bank Mandiri (Rp 50,11 miliar), dan BNI (Rp 10,11 miliar). KUR itu diserahkan secara simbolis oleh masing-masing pimpinan bank kepada para debiturnya.

Sedangkan Presiden menyerahkan bantuan langsung PNPM Mandiri sebesar Rp 150, 37 miliar kepada Tarmizi A.Karim. Presiden juga menyerahkan 3 ribu paket sembako untuk masyarakat.

Mendampingi Presiden SBY dalam acara ini, antara lain, Menneg ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menneg Perumahan Rakyat, Seskab Sudi Silalahi, dan kedua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (har/nnf)